Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus melakukan transformasi secara bertahap yang dimulai dari memastikan keberlangsungan perusahaan, memperbaiki fundamental bisnis, hingga menciptakan pertumbuhan dan nilai yang berkelanjutan.
Transformasi tersebut tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga memperhatikan aspek people dan planet serta mendukung ketahanan pangan dan energi nasional. Hal itu salah satunya diwujudkan dengan memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Teranyar, PTPN III bekerja sama dengan Universitas Padjadjaran. Keduanya meneken Nota Kesepahaman dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat pada Kamis (1/10/2026).
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, mengatakan transformasi perusahaan dilakukan secara bertahap. Tahap awal dimulai dengan memastikan perusahaan mampu bertahan di tengah tekanan kinerja dan menjaga keberlangsungan operasional.
“Transformasi atau perubahan yang harus kita lakukan itu ada fase-fasenya. Fase yang pertama adalah surviving. Pada saat kita mengalami kerugian, kita harus berpikir apa yang harus kita lakukan dulu. Kita harus bertahan untuk hidup,” ujar Denaldy dalam keterangannya, Sabtu (3/10/2026).
Baca Juga: PTPN III Perkuat Bisnis Berbasis ESG
Setelah kondisi perusahaan mulai stabil, transformasi dilanjutkan ke tahap fix the fundamental, yakni pembenahan fondasi dan proses bisnis. Tahap ini menjadi dasar untuk membangun pertumbuhan perusahaan yang sehat dan berkelanjutan.
Dalam menjalankan mandat strategis di bidang ketahanan pangan dan energi, PTPN tidak hanya mengelola komoditas perkebunan utama seperti kelapa sawit, karet, tebu, dan kopi. PTPN juga mendapat penugasan untuk mengembangkan sejumlah komoditas pangan, di antaranya bawang putih, kedelai, dan ubi kayu.
Pengembangan berbagai komoditas tersebut turut membuka peluang bagi PTPN untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat pertukaran pengetahuan, riset, inovasi, serta pengembangan model bisnis yang mampu menciptakan nilai tambah.
Sementara itu, Rektor Unpad, Arief S. Kartasasmita, mengatakan kerja sama dengan PTPN III merupakan bagian dari upaya memperkuat pembelajaran dan pengembangan kelembagaan di lingkungan universitas.
Baca Juga: PTPN IV PalmCo dan Kemendag Jalin Kerjasama Raih Pasar Ekspor melalui InaExport
Menurut Arief, pengalaman transformasi PTPN dapat menjadi pembelajaran bagi Unpad, terutama dalam membangun institusi yang lebih mandiri dan berkelanjutan. “Ini menjadi pelajaran yang sangat berharga tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi para pengelola mengenai bagaimana sebetulnya bisnis atau suatu usaha yang baik. Hal ini tentu saja tidak hanya cukup untuk menghasilkan keuntungan, tetapi juga bagaimana dapat memberikan kesejahteraan,” kata Arief.
Kerja sama PTPN III dan Unpad diharapkan menjadi ruang untuk saling bertukar pengetahuan dan pengalaman. Kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia, riset, serta berbagai inisiatif yang dapat berkontribusi pada penciptaan nilai yang berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













