kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

PTPP kantongi 69% target kontrak baru


Rabu, 11 November 2015 / 20:35 WIB


Reporter: Juwita Aldiani | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) optimistis sampai akhir tahun mampu mengantongi laba bersih hingga Rp 1 triliun. Optimisme itu didasarkan pada perolehan kontrak baru yang sudah mencapai Rp 18,63 triliun per Okrober 2015. Perolehan itu sudah 69% dari total target hingga akhir tahun.

“Realisasi pencapaian kontrak baru itu sudah 69% dari target saat ini. Kami optimis laba bersih tahun 2015 bisa melampaui target di atas Rp 730 miliar.” ujar Direktur Utama PT PP Bambang Triwibowo selepas memberikan pemaparan kinerja perusahaan BUMN yang dipimpinnya dalam acara Investor Summit and Capital Market Expo 2015 di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (11/11).

Selain itu, lanjut Bambang, order book perseroan sampai Oktober ini sudah mencapai Rp 48,49 triliun termasuk carry over sebesar Rp 29,8 triliun, atau meningkat 34% dari periode sama tahun lalu sebesar Rp 36 triliun.

“Pencapaian order book per Oktober sebesar Rp 48,49 triliun telah mencapai 85% dari target hingga akhir tahun ini," jelas Bambang.

Hingga akhir tahun 2015, perseroan menargetkan perolehan kontrak baru sebesar Rp  27 triliun dan order book sebesar Rp 56,87 triliun.

Proyek baru yang telah diperoleh PTPP terkait proyek infastruktur pemerintah, di antaranya Jalan tol Solo-Kertosono Rp 430 miliar, tol Bawen-Solo Rp 339 miliar, dan tol Sibolga-Batas Tapsel di Sumatera Utara Rp 236 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×