kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45900,82   11,02   1.24%
  • EMAS1.333.000 0,45%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Pupuk Indonesia Dukung Hilirisasi dan Ekonomi Hijau


Selasa, 18 April 2023 / 15:43 WIB
Pupuk Indonesia Dukung Hilirisasi dan Ekonomi Hijau
ILUSTRASI. Dok. Pupuk Indonesia


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pupuk Indonesia mendukung upaya pemerintah dalam pengembangan hilirisasi industri dan ekonomi hijau. Lewat Hannover Messe 2023, Indonesia sangat terbuka untuk peluang investasi dan kerjasama dengan semua negara. 

Dalam sambutannya saat membuka pameran industri Hannover Messe 2023 di Jerman pada Minggu (16/4), Presiden Jokowi mengundang investor Jerman untuk ikut membangun ekonomi hijau di Indonesia. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi yang besar, mulai dari sumber daya alam, bonus demografi, pasar besar, serta ekonomi yang terjaga. 

Direktur Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia, Panji Winanteya Ruky, mengungkapkan pihaknya terbuka untuk peluang kerjasama dan investasi lewat pameran tersebut dengan semua pihak untuk pengembangan hilirisasi dan ekonomi hijau.

Pupuk Indonesia grup saat ini juga tengah melakukan pengembangan produk petrokimia yang mengarah pada penurunan emisi karbon. 

“Pada ajang Hannover Messe, kami membawa rencana pengembangan amonia bersih, yaitu blue ammonia dan green ammonia. Keduanya adalah salah satu sumber energi ramah lingkungan masa depan,” kata Panji dalam keterangan resminya, Selasa (18/4).  

Selain amonia bersih, lanjut Panji, Pupuk Indonesia akan mengembangkan kawasan industri hijau di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Lhokseumawe, Aceh. Kawasan ini akan menjadi lokasi pengembangan amonia bersih, dengan memanfaatkan sumber energi baru dan terbarukan. 

Melalui amonia bersih, Pupuk Indonesia ingin menjadikan Indonesia sebagai hub dari pasar amonia dunia di masa depan.

Tak hanya itu, Pupuk Indonesia grup juga melakukan pengembangan sejumlah produk petrokimia lainnya seperti soda ash, CO2 cair, methanol, dan sebagainya. Produk turunan dari industri pupuk ini dapat dimanfaatkan oleh industri lainnya, sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor. 

“Pengembangan amonia bersih dan kawasan industri hijau ini sejalan dengan agenda dunia dalam menurunkan emisi karbon. Namun untuk mewujudkannya dibutuhkan investasi yang besar dan penguasaan teknologi dari berbagai pihak,” jelas Panji. 

Selain ekosistem energi hijau, Pupuk Indonesia juga memamerkan 10 inovasi digital terbaik di Hannover Messe 2023 yang berasal dari tiga anak usahanya, yaitu PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Pusri Palembang, dan PT Petrokimia Gresik.

Panji bilang, digitalisasi  merupakan bagian dari program transformasi bisnis Pupuk Indonesia grup. Digitalisasi ini kami terapkan pada bidang riset, pengadaan, produksi, distribusi, penjualan, hingga membangun talenta-talenta yang siap dengan era digital pada masa depan. 

Digitalisasi di Pupuk Indonesia grup, lanjut Panji, dilakukan dengan menerapkan berbagai teknologi mutakhir. Misalnya saja penggunaan robot, simulation, internet of things (IoT), cyber security, cloud computing, big data, virtual reality, data analytics, dan sebagainya. 

Ekosistem digital ini telah terbukti menghasilkan proses bisnis yang jauh lebih efektif dan efisien. Hal ini terlihat melalui peningkatan EBITDA audited Pupuk Indonesia sebesar Rp 30,78 triliun, jauh melampaui target awal perseroan yakni sebesar Rp 13,74 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×