CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Pupuk Iskandar Muda alihkan gas ke batubara


Kamis, 19 November 2015 / 19:14 WIB


Reporter: Mimi Silvia | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

BONTANG. PT Pupuk Iskandar Muda saat ini mengalami kesulitan dalam beroperasi. Seharusnya perusahaan ini berproduksi sebesar 1275 ton per hari. Namun akibat ketersediaan gas dan harga gas yang tidak memadai, setiap bulan sering ada interupsi, sehingga produksi setiap bulannya hanya menjadi 80%-90% dari total target produksi.

Menurut Arifin Tasrif Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), internal perusahaan akan melakukan program konversi untuk mengatasi masalah ini. Jika tadinya gas dikonversi menjadi energi, sekarang akan diganti dengan batubara. Sehingga, gas digunakan untuk prosesnya. Untuk batubara yang akan digunakan adalah batubara jenis low grade.

"Selain untuk energi, juga jadi bahan baku, dikonversi jadi gas sintesa. Jadi pupuk, produk petrokimia," kepada wartawan di Bandara LNG Badak Bontang, Kalimantan Timur, Kamis (19/11) . Targetnya 10-15 tahun lagi, industri pupuk menggunakan batubara dalam berproduksi.

Adapun untuk suplai gas, hal ini akan disediakan oleh anak usaha. "Kan kita ada anak perusahaan yang menangani itu, yakni Indonesia Energy," kata Arifin.

Sementara, untuk harga gas, PIHC akan melakukan negosiasi lagi agar harga gas bisa ekonomis. Dengan demikian, industri tetap bisa terus berjalan. Dia menuturkan, saat ini harga gas di Iskandar Muda mencapai US$ 9. "Padahal, di industri pupuk, harga US$ 6,5 sudah marginal sekali," kata Arifin.

Sebelumnya, Jokowi menginstruksikan agar industri pupuk tidak tergantung dengan gas. Ia juga mengatakan, agar Iskandar Muda menggunakan batubara sebagai pengganti gas. "Pupuk Iskandar Muda ini harus kembali hidup dan berekspansi, gas bisa diganti batubara," kata Jokowi saat peresmian pabrik 5 Pupuk Kaltim di Bontang, Kalimantan Timur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×