kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Radiant Utama Interinsco (RUIS) raih kontrak baru Rp 3,98 triliun hingga September


Selasa, 22 Oktober 2019 / 19:47 WIB
Radiant Utama Interinsco (RUIS) raih kontrak baru Rp 3,98 triliun hingga September
ILUSTRASI. Pekerja di Perusahaan Migas PT Radiant Utama Interinsco Tbk

Reporter: Dimas Andi | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Radiant Utama Interinsco Tbk (RUIS) telah memperoleh kontrak baru senilai Rp 3,98 triliun hingga akhir September lalu. Artinya, perusahaan yang bergerak di bidang jasa penunjang minyak dan gas tersebut telah melampaui target kontrak baru di tahun ini yang awalnya ditetapkan sebesar Rp 3,7 triliun.

Direktur Utama RUIS Sofwan Farisyi mengatakan, dari total Rp 3,98 kontrak baru yang diperoleh RUIS, 60% di antaranya berasal dari segmen bisnis jasa pendukung operasi (operating support).

Sedangkan 30% kontrak baru RUIS berasal dari segmen bisnis jasa agensi dan kegiatan lepas pantai (offshore support). Adapun sisanya berasal dari segmen bisnis lainnya seperti jasa inspeksi (inspection).

Baca Juga: Setiap tahun lapangan pekerjaan terus berkurang, ini saran ekonom

Catatan Kontan, salah satu kontrak yang sudah RUIS tandatangani adalah kontrak dengan Santos Pty Ltd dengan nilai sebesar US$ 90,3 juta untuk jangka waktu 5 tahun.

Ia optimistis pihak RUIS dapat meningkatkan lagi nilai kontrak barunya hingga Rp 4,1 triliun di akhir tahun nanti. Karenanya, perusahaan akan lebih giat dalam mengikuti tender namun tetap selektif.

“Kami akan lebih selektif dalam mengikuti tender dengan faktor estimasi marjin keuntungan proyek yang jadi pertimbangan utamanya,” ungkap dia, Selasa (22/10).

Sofwan menambahkan, potensi peningkatan kinerja keuangan RUIS sangat mungkin terjadi. Pasalnya, realisasi perolehan kontrak dan pelaksanaan proyek kebanyakan berlangsung di kuartal II dan III 2019. Dengan begitu, pertumbuhan pendapatan RUIS di 2019 diperkirakan berkisar antara 20%-23%.

Baca Juga: Mengkhawatirkan, tren penurunan penyerapan tenaga kerja terjadi sejak 4 tahun lalu




TERBARU

Close [X]
×