kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.765.000   -24.000   -0,86%
  • USD/IDR 17.713   -23,00   -0,13%
  • IDX 6.332   -38,50   -0,60%
  • KOMPAS100 837   -6,38   -0,76%
  • LQ45 635   0,23   0,04%
  • ISSI 226   -1,87   -0,82%
  • IDX30 363   1,48   0,41%
  • IDXHIDIV20 452   4,34   0,97%
  • IDX80 96   -0,50   -0,51%
  • IDXV30 124   -0,62   -0,50%
  • IDXQ30 118   1,25   1,07%

Radiant Utama Interinsco (RUIS) raih kontrak baru Rp 3,98 triliun hingga September


Selasa, 22 Oktober 2019 / 19:47 WIB
ILUSTRASI. Pekerja di Perusahaan Migas PT Radiant Utama Interinsco Tbk


Reporter: Dimas Andi | Editor: Handoyo

Sebagai informasi, di 2019 lalu pendapatan RUIS tercatat sebesar Rp 1,29 triliun. Jika mengacu pada perkiraan tersebut, maka pendapatan perusahaan bisa mencapai kisaran Rp 1,54 triliun hingga Rp 1,58 triliun.

RUIS tak hanya mengandalkan kontrak baru untuk memacu kinerja keuangannya. Perusahaan ini juga berupaya mengoptimalkan utilisasi alat-alat yang dimilikinya. “Sejauh ini rata-rata utilisasi alat yang dimiliki oleh perusahaan mencapai level 80%,” terang Sofwan.

Di samping itu, RUIS juga telah menggunakan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) senilai US$ 13,5 juta per September kemarin. Perusahaan sudah hampir menyerap seluruh alokasi capex di tahun ini yang ditetapkan sebesar US$ 17,2 juta.

Baca Juga: RUIS genggam 90% target perolehan kontrak tahun ini

Sebagian besar pemanfaatan capex adalah untuk pengembangan mobil offshore production unit (MOPU).

Sekadar catatan, RUIS sudah pernah menggarap proyek MOPU di Blok Madura Offshore, Lapangan Maleo, dan Lapangan Peluang. Di tahun ini, perusahaan tersebut mengerjakan proyek MOPU di Lapangan Meliwis.

Tak hanya itu, untuk menopang kinerja, RUIS juga mulai memasuki bisnis energi baru dan terbarukan (EBT). Sejauh ini, RUIS sedang dan akan mengerjakan beberapa bisnis di bidang EBT, terutama di bidang pemanfaatan energi tenaga surya dan biomassa.

Baca Juga: Sederet Proyek Siap Digarap Radiant Utama Interinsco (RUIS) Semester II 2019

Meski begitu, Sofwan urung menjelaskan perkembangan bisnis tersebut secara detail. Namun, ia bilang bahwa bisnis EBT yang dilakukan RUIS sejalan dengan peta jalan pemerintah terkait diversifikasi penggunaan energi, baik dalam jangka menengah di tahun 2025 maupun jangka panjang di tahun 2050 mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×