kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

RAPP bangun pabrik methanol senilai US$ 2,3 juta


Rabu, 06 Juni 2012 / 15:51 WIB
ILUSTRASI. Inilah penyebab Garuda Indonesia lakukan pensiun dini kepada karyawan


Reporter: Handoyo |

JAKARTA. Sumber energi berbasis bahan baku yang ramah lingkungan bakal terus dioptimalkan. Salah satu produk yang dapat digunakan sebagai sumber energi tersebut adalah sisa bahan baku kayu. PT Riau Andalan Pulp Anda Paper (RAPP), memanfaatkan sisa kayu produksi kertas menjadi methanol dan energi panas pengganti batu bara.

Tony Wenas, Presiden Komisaris RAPP mengatakan, pemanfaatan bahan baku sisa kayu tersebut sebagai salah satu usaha untuk bahan baku energi terbarukan. "Ini adalah langkah perusahaan guna mendukung pemanfaatan sisa bahan baku menjadi sumber energi," kata Tony.

Saat ini RAPP tengah menyelesaikan pembangunan pabrik methanol (methanol plant) di Riau. Meski enggan menyebutkan volume produksinya, namun Tony bilang produksi methanol tersebut akan digunakan untuk internal perusahaan.

Pabrik yang dibangun dengan investasi sebesar US$ 2,3 juta tersebut diperkirakan mulai dapat beroperasi pada akhir tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×