kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Reliance Group incar tambang batubara di Sumatera Selatan


Rabu, 18 Mei 2011 / 16:15 WIB
Reliance Group incar tambang batubara di Sumatera Selatan
ILUSTRASI. Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) antre menaiki pesawat Garuda yang disewa khusus di Bandar Udara Internasional Velana, Maldives, Jumat (24/4/2020). KBRI Colombo merepatriasi 335 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Sri Lanka dan Maladewa ke Indonesia


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Perusahaan raksasa asal India, Reliance Group mengincar tambang batubara di Sumatera Selatan. Selain itu, perusahaan tersebut juga berniat menanamkan modalnya di sektor infrastruktur dan pembangkit listrik. Nilai investasinya diperkirakan mencapai US$10 miliar.

Komitmen itu muncul setelah para bos Reliance Group bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Rabu (18/5). Para petinggi Reliance Group itu yakni CEO Reliance Group Anil Ambani, CEO Infrastructure Jayarama Chalasani, Indonesia Group Director Mukund Dongre dan Reliance Indonesia Hoshin Cho.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan mengatakan Reliance rencananya segera terbang ke Sumatera Selatan. "Menuju Sumatera Selatan malam ini untuk ketemu gubernur dan bupati, untuk coba mengedepankan inisiatif mereka ini," katanya.

Sedangkan untuk sektor infrastruktur, Reliance berkeinginan membangun infrastruktur transportasi batubara ke pelabuhan terdekat di Sumatera Selatan. Menurut Gita, Reliance juga sangat tertarik berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur di Jakarta dan sekitarnya. "Ini termasuk raillink antara ke bandara dengan stasiun kereta api di Jakarta," katanya.

Sedangkan untuk sektor ketiga, Gita mengatakan, Reliance akan mengembakan teknologi tenaga surya, batu bara atau geothermal.

Menurut Gita, selain tiga sektor itu Reliance juga berminat untuk masuk di sektor jasa keuangan (financial services) dan media. Pasalnya, Reliance kini mempunyai pengalaman dalam sektor usaha tersebut. Diantaranya, Reliancer sudah menjadi salah satu pemegang saham di Dreamworks yang bermitra dengan Steven Spielberg. "Mereka memiliki Bloomberg TV di India," kata Gita.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×