kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45861,31   -4,94   -0.57%
  • EMAS918.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.42%
  • RD.CAMPURAN -0.06%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Rencana ASDP bangun kawasan wisata mendapat sorotan


Rabu, 04 Agustus 2021 / 10:26 WIB
Rencana ASDP bangun kawasan wisata mendapat sorotan
ILUSTRASI. Suasana Pelabuhan Merak di Cilegon, Banten, Sabtu (17/10/2020). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

Sumber: TribunNews.com | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) membangun kawasan wisata terpadu dari dana hasil penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) mendapat sorotan tajam.

ASDP berencana IPO pada kuartal pertama 2022 dan menargetkan untuk menyedot pendanaan hingga Rp3,25 triliun. Dana itu akan dipakai untuk mengembangkan bisnis, salah satunya membangun kawasan wisata terpadu Bakauheni Harbour City.

Bambang Haryo Soekartono, pemerhati dan praktisi industri transportasi logistik nasional, khawatir rencana itu membuat ASDP melenceng dari tugas dan bisnis utamanya sebagai BUMN transportasi penyeberangan.

Baca Juga: Lowongan kerja di BUMN PT. ASDP Indonesia Ferry terbaru Juni 2021, ini syaratnya

“Membangun kawasan wisata dan proyek lain di luar core business akan membuat ASDP tidak fokus dan tidak serius menjalankan tugasnya melayani angkutan penyeberangan. Sebelum melenceng jauh, Menteri BUMN, Menteri Perhubungan dan DPR RI perlu segera mengevaluasi rencana dan kinerja ASDP,” kata Bambang dalam keterangannya, Selasa (3/8).

Menurut anggota DPR RI periode 2014-2019 yang pernah membidangi Komisi V dan VI ini, ASDP tidak patut menggunakan dana IPO untuk kepentingan atau bisnis lain yang tidak terkait langsung dengan tugas pokok dan core business-nya.

“Kinerja ASDP di penyeberangan saja belum maksimal, kok mau berbisnis yang lain. Hampir semua lintasan komersial yang dikelola ASDP masih kekurangan dermaga, bahkan kapasitasnya kurang dari 50%. Harusnya fokus bangun dermaga dulu,” tandasnya.

Lebih parah lagi, ungkap Bambang Haryo, sebagian besar dermaga ASDP dalam kondisi memprihatinkan, misalnya fender hilang, dophine tidak lengkap, dan banyak fasilitas rusak, sehingga membahayakan keselamatan penyeberangan.

Kekurangan dermaga yang sangat signifikan itu menimbulkan inefisiensi transportasi karena banyak kapal yang tidak bisa beroperasi. Namun biayanya harus ditanggung oleh operator kapal dan konsumen.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Bongkar Rahasia Banjir Order dari Digital Marketing Rahasia Banjir Order dari Digital Marketing

[X]
×