kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rencana GMFI bangun pabrik ban masih tahap negosiasi


Minggu, 29 September 2019 / 20:01 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan perawatan maskapai PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) siap merambah bisnis produksi ban pesawat. Catatan Kontan.co.id, GMFI ingin merealisasikan rencana tersebut di kuartal I 2019.

Sekretaris Perusahaan GMFI Maryati mengatakan hingga saat ini pihaknya masih dalam proses negosiasi untuk proses joint venture. "Untuk beberapa kondisi masih negosiasi," katanya kepada Kontan.co.id pada Minggu (29/9).

Maryati sendiri mengatakan rencana bisnis pabrik ban dengan mekanisme tire retread bakal dimulai di 2021. "Meskipun tire distribution-nya bisa diusahakan 2020," tambahnya.

Baca Juga: Garuda Maintenance (GMFI) optimistis pendapatannya tumbuh 10% tahun ini

Sekedar tahu, tahun ini GMFI mengalokasikan belanja modal sebesar US$ 50 juta. Jumlah itu di luar dari rencana pembangunan pabrik ban yang direncanakan.

Sampai pertengahan tahun, realisasi belanja modal GMFI masih di bawah 50% dari US$ 50 juta. Capex tersebut akan digunakan untuk pengembangan kapabilitas melalui pembelian peralatan untuk perawatan pesawat.

Baca Juga: Maskapai Penerbangan Sriwijaya Air di Ujung Tanduk

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×