kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Revisi RKAP masih proses, ini strategi PLN pertahankan kinerja di tengah wabah corona


Kamis, 04 Juni 2020 / 14:21 WIB
ILUSTRASI. PLN masih memproses revisi RKAP tahun 2020. Revisi ini sebagai upaya penyesuaian di tengah kondisi pandemi corona.


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Khomarul Hidayat

Kendati begitu, Zulkifli berharap pandemi Covid-19 bisa segera reda sehingga demand akan tumbuh perlahan. Dengan begitu, pendapatan PLN di kuartal selanjutnya juga akan meningkat.

Yang terang, Zulkifli menjamin bahwa pihaknya akan menjaga keandalan listrik untuk seluruh segmen, di semua wilayah. "Apa pun yang terjadi dengan penurunan penerimaan dari PLN dan yang lain lain, kami berkomitmen untuk menjadi keandalan listrik. Itu mandat nomor satu kami," imbuhnya.

Sebagai informasi, rencana PLN untuk merevisi RKAP 2020 sudah sempat diumumkan dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VII DPR RI, pada Rabu 22 April 2020 lalu. Dalam forum tersebut, Zulkifli memberikan gambaran setiap penurunan 1% pada permintaan listrik, maka pendapatan PLN dari penjualan listrik akan turun sekitar Rp 2,8 triliun.

Selain itu, sistem kelistrikan di Jawa-Bali dalam enam minggu terakhir dari RDP tersebut, sudah mengalami penurunan sebesar 9,55%. Padahal, 72% pendapatan PLN di sumbang dari Sistem Jawa Bali.

Baca Juga: Menteri ESDM: Penyesuaian harga gas diharapkan memberikan dampak positif bagi negara

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×