kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.543   43,00   0,25%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rini: Kerugian BUMN tahun ini akan semakin kecil


Senin, 19 Januari 2015 / 16:44 WIB
Karyawan melintas di depan lemari pendingin minuman kemasan di salah satu gerai Alfamart di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (20/2/2020). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/ama.


Reporter: Agus Triyono | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Pemerintah memperkirakan bahwa tingkat kerugian yang dialami oleh BUMN pada tahun 2014 ini turun tajam. Bukan hanya itu saja, mereka juga memperkirakan jumlah BUMN yang mengalami kerugian juga akan berkurang.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, berdasarkan proyeksi kementeriannya, jumlah BUMN yang merugi pada tahun 2014 kemarin hanya akan mencapai 20 BUMN saja. Jumlah kerugian yang dialami oleh ke-20 BUMN tersebut diperkirakan hanya akan mencapai Rp 7,92 triliun saja.

Jumlah BUMN yang merugi dan kerugian yang ditanggung tersebut kata Rini jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan tahun 2013 kemarin. Tahun 2013 jumlah BUMN yang rugi mencapai 27 BUMN. "Total kerugiannya mencapai Rp 34,58 triliun," kata Rini di Gedung DPR Senin (19/1).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×