kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

RNI ajukan impor 12.000 ekor sapi


Kamis, 31 Oktober 2013 / 10:17 WIB
RNI ajukan impor 12.000 ekor sapi
ILUSTRASI. Karyawan melintas di depan logo-logo perusahaan asuransi umum di kantor Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Jakarta, Rabu (10/6/2020). KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Rr Dian Kusumo Hapsari | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) perusahaan milik Badan Usaha Milik Negara berencana mengimpor 12.000 ekor sapi dari Australia. Untuk impor sapi tersebut, RNI akan merealisasikannya dalam 1 bulan.

Direktur Utama RNI, Ismed Hasan Putro bilang, pihaknya sedang melakukan persiapan domuntatif alokasi impor sapi tersebut. "Dari 12.000 ekor sapi yang diimpor itu terdiri dari empat jenis sapi, 3000 sapi indukan, 3000 sapi bakalan, 3000 sapi pedet, dan 3000 sapi siap potong," tuturnya Rabu (30/10).

RNI yang juga berencana membuka lahan usaha untuk peternakan sapi impor tersebut. Saat ini pihaknya sudah melakukan proses prosesnya menyiapkan perizinan, termasuk izin kepada Pemerintah Daerah untuk izin membuat usaha peternakan sapi.

"Kami sendiri sedang mempersiapkan dokumen usulan, dokumen itu ada di Kementerian Pertanian melengkapi persyaratan menunggu izin pemda kabupaten Subang, Majalengka untuk izin usaha," jelasnya.  

Recana sapi yang diimpor oleh RNI ini bukan hanya untuk kebutuhan RNI saja, melainkan juga untuk kebutuhan BUMN. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×