kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Rokok dan tembakau ikut dorong inflasi


Jumat, 03 Oktober 2014 / 22:28 WIB
ILUSTRASI. Aice bagi-bagi es krim dengan target 1 juta hingga 31 Mei 


Reporter: Handoyo | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Inflasi September 2014 sebesar 0,27% atau lebih rendah dibanding Agustus 2014 sebesar 0,47%. Sedangkan tingkat inflasi tahun kalender, dari Januari hingga September 2014 sebesar 3,71%, di bawah target inflasi yaitu 4,5% ± 1%.

Dalam rilis yang dikeluarkan Kementerian Perdagangan (Kemendag), rendahnya inflasi tersebut antara lain disebabkan oleh deflasi kelompok bahan makanan (0,17%), sandang (0,17%), serta transport, komunikasi, dan jasa keuangan (0,24%).

Inflasi September 2014 mayoritas didorong oleh naiknya indeks kelompok non-bahan makanan yaitu makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,51%; perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,77%; kesehatan (0,29%); serta pendidikan, rekreasi, dan olahraga (0,68%).

Kelompok bahan makanan pada September 2014 mengalami deflasi sebesar 0,17%, dibanding Agustus 2014 yang mengalami inflasi sebesar 0,36%.

Kelompok bahan makanan pada September 2014 mengalami deflasi sebesar 0,17%, dibanding Agustus 2014 yang mengalami inflasi sebesar 0,36%. Dalam bulan September 2014 kelompok bahan makanan memberikan andil deflasi 0,02% dibanding Agustus 2014 yang memberikan andil inflasi sebesar 0,07%.

Komoditas dalam kelompok bahan makanan yang memberikan andil deflasi pada September 2014 adalah bawang merah 0,06% dan daging sapi 0,01%;  sedangkan komoditas yang memberikan andil inflasi yaitu cabai merah 0,09%; beras 0,02%; dan daging ayam ras 0,01%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×