kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Rupiah melemah, harga tempe melonjak


Sabtu, 24 Agustus 2013 / 10:50 WIB
ILUSTRASI. Aplikasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Idamanku (Riku) dari Bank Mandiri. 


Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Melemahnya nilai mata uang rupiah memicu lonjakan beberapa harga pangan. Salah satu komoditas pangan yang harganya naik cukup tajam tahu dan tempe.

Harga tahu di pasar Palmerah mengalami kenaikan yang cukup drastis. Awalnya harga tahu satu plastik dikisaran Rp 1.500, sejak rupiah melemah harga tahu meningkat 100 persen menjadi Rp 3.000.

"Biasanya satu plastik tahu Rp 1.500 isi lima, sekarang Rp 3.000 isi lima," ujar salah seorang pedagang tahu dan tempe, Tumi (50), Jumat (23/8/2013).

Sedangkan harga tempe masih berada dikisaran harga Rp 3.000 sampai Rp 3.500 per bata. Namun dari segi ukuran, satu bata tempe menjadi lebih kecil.

"Harga tempe tetap ya mas, tapi ukurannya dulu lumayan gede sekarang agak kecilan," jelas Tumi sambil memberi contoh ukuran tempe.

Tumi menjelaskan harga menjadi naik sejak awal minggu. Tumi pun tak mengerti banyak apa penyebab kenaikan harga tahu dan tempe.

"Harga naik darisananya mas, dari hari Senin, saya juga heran," ungkap Tumi. (Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×