kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Saksi: Palang pintu terlambat ditutup


Senin, 09 Desember 2013 / 12:50 WIB
ILUSTRASI. Peer to Peer (P2P) Landing. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Kecelakaan KRL Serpong yang menabrak truk tangki di perlintasan Pondok Betung, Pondok Ranji, diduga karena palang pintu terlambat ditutup. Truk pun melintas dalam kecepatan tinggi.

"Palang kereta terlambat ditutup. Truk tangki melaju kencang, kereta tidak sempat berhenti dan menabrak," kata seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya, Senin (9/12/2013).

Wartawan Kompas.com yang berada di dalam kereta tersebut sempat merasakan kereta melambat, tiba-tiba berhenti. Ketika penumpang kebingungan, warga yang berada di luar meneriakkan adanya tangki yang terbakar.

"Ada api... ada api," teriak warga.

Penumpang pun panik dan berebutan keluar. Bukan hanya pintu yang dituju, tapi juga jendela. Mereka berusaha mendobrak pintu dan jendela yang tertutup.

Setelah jendela terbuka, mereka berebut keluar dari jendela dengan cara melompat dari ketinggian dua meter.

Kereta jurusan Serpong-Tanah Abang ini sebelumnya mengalami kerusakan AC sehingga terlambat berangkat. Seharusnya kereta berangkat 10.38, namun baru berangkat pukul 10.50 dari Stasiun Sudimara. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×