Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) memandang prospek industri galangan kapal nasional masih positif pada semester II-2026. Permintaan pembangunan kapal baru, jasa perbaikan, hingga pemeliharaan kapal (docking) diperkirakan tetap menjadi penopang pertumbuhan bisnis di tengah meningkatnya aktivitas logistik nasional.
Manajemen Samudera Indonesia menyampaikan, kebutuhan pembangunan kapal baru dan perawatan armada secara berkala masih akan menjaga permintaan terhadap layanan galangan kapal sepanjang paruh kedua tahun ini.
"Memasuki semester II-2026, Samudera melihat prospek industri galangan kapal tetap positif, didukung oleh kebutuhan pembangunan kapal baru, jasa perbaikan, serta pemeliharaan kapal melalui docking berkala sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Manajemen Samudera kepada Kontan, Jumat (10/7/2026).
Meski demikian, perusahaan menilai industri galangan kapal nasional masih menghadapi tantangan berupa kapasitas galangan yang terkonsentrasi di wilayah Indonesia Barat.
Baca Juga: Permintaan Tinggi, Samudera Indonesia (SMDR) Yakin Ada Perbaikan di Paruh Kedua 2026
Kondisi tersebut justru menjadi peluang bagi Samudera untuk memperluas pangsa pasar melalui pembangunan fasilitas galangan kapal baru di Madura yang akan melayani kebutuhan wilayah Indonesia Tengah dan Timur.
Sejalan dengan prospek tersebut, Samudera optimistis permintaan pembangunan kapal baru maupun jasa perbaikan dan pemeliharaan kapal akan terus tumbuh hingga akhir tahun.
Prospek itu ditopang oleh meningkatnya kebutuhan logistik seiring pertumbuhan aktivitas perdagangan, penambahan dan peremajaan armada, serta kebutuhan docking kapal. Saat ini perusahaan memiliki pipeline proyek untuk berbagai jenis kapal, mulai dari kapal peti kemas, tanker, landing craft tank (LCT), tug and barge, hingga kapal perikanan.
Meski belum merinci target nilai kontrak baru yang ingin diraih sepanjang 2026, Samudera menyatakan terus aktif mengejar peluang proyek baru sembari meningkatkan kapasitas dan kualitas fasilitas galangan untuk menopang pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Baca Juga: Samudera Indonesia (SMDR) Buka Rute Baru ke Jepang dan Korea Selatan
Dari sisi operasional, tingkat utilisasi fasilitas galangan kapal saat ini disebut berada pada level optimal dan meningkat dibanding awal tahun, seiring bertambahnya aktivitas pembangunan kapal baru maupun jasa pemeliharaan kapal.
Untuk mendukung ekspansi bisnis, Samudera melanjutkan pembangunan fasilitas galangan kapal baru di Madura yang ditargetkan beroperasi penuh pada pertengahan 2027. Fasilitas tersebut akan memiliki kapasitas hingga 90.000 deadweight ton (DWT), sehingga menjadi salah satu galangan kapal terbesar di Indonesia.
Galangan baru itu akan dilengkapi graving dock, jetty, floating area, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya. Investasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas layanan perusahaan sekaligus memenuhi kebutuhan industri maritim di kawasan Indonesia Tengah dan Timur yang selama ini masih terbatas.
Baca Juga: Prospek Galangan Kapal Cerah, Samudera Indonesia (SMDR) Garap Pasar Komersial
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














