kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -8.000   -0,30%
  • USD/IDR 18.135   100,00   0,55%
  • IDX 5.912   39,07   0,67%
  • KOMPAS100 769   5,82   0,76%
  • LQ45 587   4,49   0,77%
  • ISSI 203   0,67   0,33%
  • IDX30 333   2,19   0,66%
  • IDXHIDIV20 411   0,93   0,23%
  • IDX80 88   0,82   0,94%
  • IDXV30 111   0,16   0,14%
  • IDXQ30 107   0,26   0,24%

Smelter Alamtri (ADRO) Mulai Ekspor Aluminium, Pasok Perdana ke Amerika Serikat


Jumat, 10 Juli 2026 / 06:02 WIB
Smelter Alamtri (ADRO) Mulai Ekspor Aluminium, Pasok Perdana ke Amerika Serikat
ILUSTRASI. Smelter mineral (Dok/dss+)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Smelter aluminium milik PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) mulai mengekspor produk aluminium primer ke pasar internasional. Pada Juni 2026, perusahaan melakukan pengiriman perdana ke Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan.

Berdasarkan data platform perdagangan Export Genius, PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI) yang berlokasi di Kalimantan mengirimkan 31.494 metrik ton aluminium primer ke Amerika Serikat dan 3.569 metrik ton ke Korea Selatan sepanjang Juni.

Baca Juga: WSBP Realisasikan 98,46% Suplai Spun Pile untuk Proyek Tol Serang–Panimbang

Smelter tersebut mulai memasuki tahap komisioning fase pertama pada akhir tahun lalu.

Ekspor perdana ini berlangsung ketika AS tengah mencari sumber pasokan aluminium alternatif menyusul terganggunya pengiriman dari negara-negara Teluk akibat konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Gangguan pasokan tersebut sempat mendorong premi aluminium di pasar AS ke rekor tertinggi pada bulan lalu.

Sebelumnya, sekitar 18.500 metrik ton aluminium dari smelter baru di Indonesia yang dikembangkan perusahaan China, Tsingshan dan Xinfa melalui proyek Juwan, juga telah dikirim ke Amerika Serikat pada Maret lalu.

Baca Juga: Syngenta Gandeng KTNA Tingkatkan Produktivitas Petani Lewat Inovasi & Pendampingan

Menurut data Export Genius, pengiriman aluminium Alamtri ke Amerika Serikat dibeli oleh perusahaan perdagangan komoditas Mercuria.

Muatan tersebut diberangkatkan dari Indonesia pada 10 Juni dan saat ini dalam perjalanan menuju Brownsville, Texas.

Sementara itu, pengiriman ke Korea Selatan dibeli oleh Vitol dan dikirim menuju Incheon setelah meninggalkan Indonesia pada 29 Juni.

Korea Selatan juga menjadi salah satu negara yang selama ini bergantung pada pasokan aluminium dari smelter di kawasan Teluk.

Juru bicara Alamtri mengatakan, proyek smelter aluminium perseroan mendapat minat yang kuat dari calon pelanggan.

Baca Juga: Toyota: Pemulihan Ekonomi dan Kepercayaan Konsumen Topang Penjualan Mobil

Perusahaan menargetkan penjualan aluminium batangan (aluminium ingot) mencapai hingga 350.000 ton sepanjang tahun ini, yang akan dipasarkan baik di dalam negeri maupun ke pasar ekspor.

Hingga berita ini ditulis, Mercuria belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar Reuters.

Sementara itu, juru bicara Vitol mengatakan perusahaan tidak memberikan komentar terkait aktivitas perdagangan yang dijalankannya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×