kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Sany Group jadikan Indonesia sebagai basis produksi


Senin, 26 September 2011 / 12:51 WIB
ILUSTRASI. Ganggu penanganan corona, mafia kuat di Italia ditangkap. Foto: Shutterstock


Reporter: Yudo Widiyanto | Editor: Test Test

JAKARTA. Perusahaan konstruksi permesinan terbesar di China bakal menjadikan Indonesia sebagai basis produksi dan ekspor alat berat dan mesin konstruksi sekaligus dalam rangkaian memperluas jaringan pemasaran regional.

Untuk merealisir investasinya di Indonesia PT Sany Indonesia meggandeng PT Jakarta International Machenery Centre (Jimac) sebagai distributor resmi produk alat berat Sany Group di Indonesia.

Diakui Chairperson PT Jimac Perkasa Benny Kurnijaya, Sany Group merupakan prinsipal alat terbesar di China saat ini dengan total omzet mencapai Rp 76 triliun per tahun.

Di China Sany Heavy Industri memproduksi antara lain permesinan baja, excavator, truck crane, pile driving machinery, mesin untuk pelabuhan dan turbin angin, menjadi perusahaan publik pertama di antara 500 perusahaan China berskala global .

Penandatanganan nota kesepahaman antara Jimac dan Sany Group telah dilakukan di China Juli dan rencananya pihak Sany Group akan membangun pabriknya di Indonesia di kawasan Industri Karawang Jawa Barat dengan total investasi sebesar US$ 200 juta tahun ini. (Budi Prasetyo/Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×