kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Saran Pertamina, jangan oplos pertamax dan premium


Sabtu, 22 November 2014 / 20:28 WIB
Saran Pertamina, jangan oplos pertamax dan premium
ILUSTRASI. Pendaftaran SIMAK UI 2023 Dibuka, Ini Syarat, Biaya Pendaftaran, dan Jadwalnya.


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. PT Pertamina (Persero) meminta masyarakat untuk tidak mengoplos bahan bakar minyak jenis premium yang mempunyai oktan 88 dengan pertamax yang beroktan 92.

"Kami sangat tidak menganjurkan penggunaan Pertamax Series yang dicampur dengan Premium," ujar Assisten Manager Brand Comumnication Pertamax Pertamina Muhammad Reza dalam acara Kompasianival 2014 yang dihelat di Gedung Sasono Budoyo Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Sabtu (22/11/2014).. 

Dia menjelaskan, BBM jenis pertamax memiliki komponen-komponen yang baik dalam pembakaran mesin kendaraan. Sementara premium, komponen baik itu tidak bisa didapatkan karena memiliki nilai oktan yang berbeda. 

Lebih lanjut kata dia, meskipun secara hitung-hitungan oktan BBM campuran itu akan meningkat, tetapi banyak komponen lain yang tidak akan pernah didapatkan. Alhasil menurut Reza, kondisi pembakaran dimesin kendaraan tidak akan maksimal. 

"Tentu oktan Pertamax lebih baik dari Premium, lalu ada kandungan dalam Pertamax yang tidak membuat tangki bensin sampai mesin berkarat. Sementara kandungan adiktif dalam Pertamax membuat optimal ruang bakar mesin," kata Reza.  (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×