kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Saran Pertamina, jangan oplos pertamax dan premium


Sabtu, 22 November 2014 / 20:28 WIB
ILUSTRASI. Pendaftaran SIMAK UI 2023 Dibuka, Ini Syarat, Biaya Pendaftaran, dan Jadwalnya.


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. PT Pertamina (Persero) meminta masyarakat untuk tidak mengoplos bahan bakar minyak jenis premium yang mempunyai oktan 88 dengan pertamax yang beroktan 92.

"Kami sangat tidak menganjurkan penggunaan Pertamax Series yang dicampur dengan Premium," ujar Assisten Manager Brand Comumnication Pertamax Pertamina Muhammad Reza dalam acara Kompasianival 2014 yang dihelat di Gedung Sasono Budoyo Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Sabtu (22/11/2014).. 

Dia menjelaskan, BBM jenis pertamax memiliki komponen-komponen yang baik dalam pembakaran mesin kendaraan. Sementara premium, komponen baik itu tidak bisa didapatkan karena memiliki nilai oktan yang berbeda. 

Lebih lanjut kata dia, meskipun secara hitung-hitungan oktan BBM campuran itu akan meningkat, tetapi banyak komponen lain yang tidak akan pernah didapatkan. Alhasil menurut Reza, kondisi pembakaran dimesin kendaraan tidak akan maksimal. 

"Tentu oktan Pertamax lebih baik dari Premium, lalu ada kandungan dalam Pertamax yang tidak membuat tangki bensin sampai mesin berkarat. Sementara kandungan adiktif dalam Pertamax membuat optimal ruang bakar mesin," kata Reza.  (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×