kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

LCGC boleh pakai premium jika kesulitan pertamax


Selasa, 22 Oktober 2013 / 17:20 WIB
ILUSTRASI. Cara Mengatasi Biang Keringat pada Kulit Bayi


Reporter: Emma Ratna Fury | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Agen tunggal pemilik merek (ATPM) menyarankan kepada para pemilik mobil low cost green car (LCGC) untuk menggunakan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium.

Hal ini, jika mereka kesulitan mencari bahan bakar jenis Pertamax ketika berada di daerah tertentu yang SPBU-nya tidak menyediakan jenis BBM tersebut.

"Kalau pemilik mobil LCGC tidak menemukan Pertamax di daerah tertentu, untuk sementara dia bisa dulu pakai premium. Setelah itu, nanti dia harus menggunakan pertamax lagi," Kata Jonfis Fandy Direktur Marketing Honda Prospect Motor di Jakarta Selasa (22/10).

Namun, menurutnya, ada risiko bila mobil LCGC yang seharusnya menggunakan bahan bakar pertamax diisi dengan premium.

Ia menjelaskan, kalau mobil LCGC secara terus-menerus mengonsumsi premium, maka akan mengalami penurunan performa mesin dan pemborosan bahan bakar.

Hal tersebut disebabkan karena mesin yang digunakan pada mobil LCGC tidak cocok menggunakan BBM jenis premium.

PT Honda Prospect Motor merupakan salah satu ATPM yang mendapatkan izin dari Pemerintah untuk memproduksi mobil low cost green car (LCGC).

Salah satu brand mobil LCGC produksi Honda adalah Brio Satya, yang rencananya akan diproduksi pada bulan Oktober 2013.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×