kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45889,80   -6,05   -0.68%
  • EMAS1.327.000 0,15%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Saraswanti Anugerah (SAMF) Raup Laba Rp 356 miliar Hingga Kuartal III


Senin, 30 Oktober 2023 / 05:30 WIB
 Saraswanti Anugerah (SAMF) Raup Laba Rp 356 miliar Hingga Kuartal III
ILUSTRASI. Pabrik pupuk PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF).


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF) menorehkan kinerja positif hingga kuartal III 2023. Emiten pupuk ini membukukan laba sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini sebesar Rp 355,98 miliar, meningkat 55,8% secara tahunan. 

Penguatan laba tahun berjalan seiring dengan meningkatnya penjualan 56,1% secara tahuan menjadi Rp 3,82 triliun.

Direktur Utama SAMF Yahya Taufik mengungkapkan, faktor utama penopang keberhasilan kinerja Perseroan diantaranya adalah masih tingginya permintaan pasar untuk pupuk NPK khususnya dari kalangan perkebunan sawit, karet dan kakao. 

"Terkait kendala bahan baku, sejauh ini sudah tidak ada masalah. Pasokannya lancar dan harga bahan baku juga sudah lebih rendah dibandingkan tahun lalu." kata dia dalam keterangan resminya, Senin (30/10).

Baca Juga: Saraswanti Anugerah (SAMF) Optimistis Target Pendapatan Rp 4,4 Triliun Tercapai

Di sisi lain, perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan distribusi pupuk NPK ini mencatatkan aset sebesar Rp 2,88 triliun dengan liabilitas Rp 1,56 triliun, serta ekuitas sebesar Rp 1,31 triliun.

Ia mengatakan, pencapaian pada triwulan ketiga itu telah menunjukkan perkembangan yang positif untuk mencapai target tahun 2023. Ini sejalan denganmomentum pemulihan ekonomi yang semakin membaik dan masih tingginya permintaan pupuk dari existing maupun new customer. 

Sepanjang tahun 2023 ini,SAMF  juga mendapat pemesanan dengan jumlah yang melebihi tahun sebelumnya dan jumlah ini terus bertambah seiring dengan banyaknya permintaan yang masuk. 

"Tren kenaikan permintaan pupuk kami yakini akan terus berlangsung.“ pungkas Yahya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×