kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Sarimelati Kencana (PZZA) telah miliki 516 gerai


Selasa, 07 Januari 2020 / 18:52 WIB
ILUSTRASI. Pizza HUT: Gerai Pizza Hut di kawasan Depok. KONTAN/BAihaki/03/05


Reporter: Amalia Fitri | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hingga awal 2020, emiten pengelola restoran PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) telah membuka 516 gerai  di Indonesia.

Jika dijabarkan, perusahaan pengusung merek Pizza Hut ini, telah memiliki 255 restoran Pizza Hut, 243 gerai Pizza Hut Delivery, 15 gerai Pizza Hut Express, dan tiga gerai The Kitchen by Pizza Hut.

"Jadi total gerai sudah mencapai 516 gerai di Indonesia," ujar Kurniadi Sulistyomo, Corporate Secretary PZZA kepada Kontan, Selasa (7/1).

Baca Juga: Ini rencana ekspansi gerai Sarimelati Kencana (PZZA) hingga tutup tahun 2019

Dalam catatan Kontan, ekspansi gerai merupakan salah satu katalis positif bagi pendapatan dan laba PZZA di tahun lalu. Berdasarkan laporan keuangan PZZA kuartal III-2019, pertumbuhan penjualan dan laba bersih perusahaan masing-masing mencapai 14% dan 47% secara tahunan.

Seperti diketahuim pendapatan PZZA sepanjang sembilan bulan pertama 2019 mencapai Rp 2,94 triliun. Jakarta menjadi kontributor terbesar yakni 41,81% terhadap total penjualan PZZA.

Posisi berikutnya isi oleh Jawa dan Bali dengan 30,39%, Sumatra 13,65%, Sulawesi 6,59%, dan Kalimantan 5,80%. Sedangkan, untuk wilayah Indonesia Timur berkontribusinya masih mini yakni 1,76%.

Baca Juga: Gerai konsep resto jadi kontributor utama pendapatan Sarimelati Kencana (PZZA)

Adapun dari sisi laba bersih, emiten ini berhasil membukukan sebanyak Rp 149,24 miliar.

"Sementara untuk ekspansi dan bisnis plan tahun ini, kami masih menjalani proses finalisasi dengan franchisor. Jadi belum bisa membuka data lebih jauh," pungkas Kurniadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×