kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.803.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.757   18,00   0,10%
  • IDX 6.206   44,30   0,72%
  • KOMPAS100 820   7,74   0,95%
  • LQ45 631   10,77   1,74%
  • ISSI 218   -0,22   -0,10%
  • IDX30 360   5,73   1,62%
  • IDXHIDIV20 447   9,71   2,22%
  • IDX80 95   0,97   1,04%
  • IDXV30 123   1,72   1,42%
  • IDXQ30 117   2,17   1,90%

Sasar Indonesia Timur, Jasa Armada (IPCM) Cari Cuan Dari Booming Nikel


Jumat, 26 Mei 2023 / 13:32 WIB
Sasar Indonesia Timur, Jasa Armada (IPCM) Cari Cuan Dari Booming Nikel
ILUSTRASI. Kapal tunda PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM).


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - BADUNG. Emiten pelat merah, PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) melirik potensi pengembangan nikel. Hal ini seiringan gencarnya kebutuhan baterai untuk pengembangan electric vehicle (EV).

Direktur Utama Jasa Armada Indonesia, Shanti Puruhita menuturkan selain melayani PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) wilayah II, IPCM juga melayani beberapa proyek dan klien. 

“Paling baru kami merambah Indonesia bagian Timur, yaitu Halmahera. Pokoknya ada cuan yang menyenangkan kami akan pergi ke sana karena nikel lagi booming,” ucapnya dalam Media Gathering, Jumat (26/5). 

Untuk gambaran, Pelindo wilayah II meliputi pelabuhan Jambi, Teluk Bayur, Palembang Port, Pangkal Balam, Tanjung Pandan, Pontianak, Bengkulu, Kijing, Panjang, Banten, Tanjung Priok dan Cirebon.

Baca Juga: Kisi-Kisi Dividen Jasa Armada (IPCM), Lebih Jumbo dari Tahun Lalu

Direksi PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM)
Direksi PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM)

Di luar itu, IPCM melayani TUKS Petrochina Jabung Ltd di Jambi. STS Ambang Luar Sungai Musi di Palembang. TUKS PT Nusantara Regas di Kepulauan Seribu. Tersus PT Jawa Satu Power di Cilamaya. 

Kemudian, entitas usaha Pelindo ini juga melayani Pelatihan Patimban di Subang. PLTU Kanci I dan Kanci II di Cirebon. TUKS PT Cemindo Gemilang di Bayah. Meulaboh di Aceh dan Teluk Weda di Halmahera. 

Untuk ke depannya, Shanti mengatakan IPCM akan fokus dan aktif mencari proyek Pelindo. Terutama di wilayah di wilayah Indonesia bagian Timur sebagai BUP pelimpahannya atau bekerja sama pihak lain. 

 

“Jadi di mana ada wangi nikel, kami akan masuk ke sana sebagai BUP pelimpahannya atau bekerja sama dengan siapa pun yang ada untuk sama-sama mengerjakan potensi bisnis tersebut,” tutur Shanti. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×