kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Sekitar 60% produk Bukalapak dari mitra lokal


Kamis, 23 Agustus 2018 / 23:03 WIB
ILUSTRASI. Gerai Bukalapak pada pameran IIMS


Reporter: Puspita Saraswati | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Produk lokal masih menjadi barang dominan di para e-commerce. Seperti di Bukalapak.

Menurut Even Alex Chandra selaku Head of Public Policy and Government Relations Bukalapak saat dihubungi Kontan.co.id, Kamis (23/8), sekitar 60% produk yang ada di situs belanja tersebut berasal dari lokal.

“Selama lebih dari 8 tahun berdiri, ada lebih dari 3 juta pelapak, yang kebanyakan memang merupakan UMKM,” katanya.

Berkaitan dengan Rancangan Peraturan Pemerintah mengenai Transaksi Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (TPMSE) atau e-commerce yang akan segera disahkan, pihaknya tak banyak berkomentar.

Seperti salah satu rencananya, RPP ini akan mengatur baik pihak Bukalapak maupun mitra UMKM diwajibkan memenuhi ketentuan ekspor dan impor dalam bertransaksi lintas negara.

“Bukalapak tidak melakukan perdagangan lintas negara, dikarenakan kami belum pernah melihat isi dari RPP ini  jadi kami belum bisa berkomentar,” terangnya.

Ia juga menambahkan, poin yang mengatur masalah perpajakan bagi e-commerce belum menjadi fokus saat ini, mengingat aturan juga belum disahkan.

“Kami tidak mengawasi kewajiban UKM untuk pembayaran pajak. Karena sebagai situs platform user generated content. Secara teknologi, etis dan hukum yang berlaku tidak mungkin hal tersebut dapat dilakukan,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×