kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.012   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.108   66,24   1,10%
  • KOMPAS100 801   11,17   1,41%
  • LQ45 609   8,67   1,45%
  • ISSI 211   1,35   0,64%
  • IDX30 343   4,64   1,37%
  • IDXHIDIV20 429   6,16   1,46%
  • IDX80 91   1,30   1,44%
  • IDXV30 117   1,58   1,37%
  • IDXQ30 111   1,61   1,48%

Semakin banyak kebutuhan wifi, Linksys keluarkan produk baru


Jumat, 21 September 2018 / 16:03 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Internet sudah menjadi kebutuhan vital di era digital. Maka tempat banyak menawarkan fasilitas wifi. Nah kalau begini yang panen adalah produsen router. Benda ini merupakan sebuah alat yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau internet menuju tujuan, entah itu ponsel, laptop atau PC.

Salah satu pemain router adalah Belkin International, pemegang merek produk teknologi informasi merek Linksys. Di tengah tingginya kebutuhan jaringan wifi, Linksys mengeluarka produk baru Velop dual-band sebagai lanjutan dari produk sebelumnya Velop Wifi dengan sistem modular tri-band. Velop dilengkapi teknologi Intelligent Mesh (IM) yang memiliki kontrol orang tua untuk pemblokiran situs web dan mempunyai fitur cloud.  

Di ruang terbuka, sinyal produk ini bisa tertangkap dengan jarak sekitar 100 meter. Satu router diperkirakan bisa menampung 30 device. “Salah sati misi kami adalah mendukung pertumbuhan smart home," kata Channel Sales & Marketing Manager Ivona Radita, dalam rilis, Jumat (21/9). Velop dual-band dijual mulai dari harga Rp 1,45 juta -Rp 4,45 juta. Keberadaan router memang semakin penting. Diperkirakan  ebih dari 177 juta masyarakat Indonesia menggunakan internet secara mobile. Namun, masalah utamanya ada di hotspot. Apabila pengguna berada pada jarak jauh, sinyal menghilang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×