kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Semester I-2023, Berdikari Pondasi Perkasa (BDKR) Raih Pendapatan Rp 278,68 Miliar


Minggu, 20 Agustus 2023 / 10:19 WIB
Semester I-2023, Berdikari Pondasi Perkasa (BDKR) Raih Pendapatan Rp 278,68 Miliar
ILUSTRASI. PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) meraih pendapatan bersih sebesar Rp 278,68 miliar pada semester I-2023.


Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) meraih pendapatan bersih sebesar Rp 278,68 miliar pada semester I-2023. Jumlah ini tumbuh 25,1% year on year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 222,76 miliar.

Mengutip laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang diunggah Jumat (18/8), pendapatan bersih BDKR pada semester I-2023 berasal dari sektor jasa konstruksi sebesar Rp 122,29 miliar dan sektor sewa sebesar Rp 156,37 miliar.

Seiring meningkatnya pendapatan, beban pokok BDKR di semester I-2023 juga ikut naik. BDKR mencatat beban pokok pendapatan sebesar Rp 162,5 miliar atau naik 22,18% YoY dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yakni senilai Rp 133 miliar.

Baca Juga: Investor Australia Borong 5 Persen Saham BDKR Lewat IPO, Ritel bisa Ikut Melirik?

Tak hanya itu, beban umum dan administrasi BDKR juga naik 17,26% YoY dari Rp 62,54 miliar pada semester I-2022 menjadi Rp 73,34 miliar pada semester I-2023.

Beban keuangan BDKR pun ikut meningkat 69,18% YoY, yaitu dari Rp 9,28 miliar pada semester I-2022 menjadi Rp 15,7 miliar pada  semester I-2023. 

Meski beban mengalami kenaikan, BDKR mencetak peningkatan pada laba bersih periode berjalan. Pada semester I-2022, laba berada pada nilai Rp14,47 miliar kemudian di semester I-2023 menjadi Rp 34,4 miliar. Artinya laba bersih periode berjalan BDKR naik 137,73%.

Kemudian, hingga akhir Juni 2023, BDKR memiliki total aset sebanyak Rp 1,478 triliun atau bertambah sebesar 15,46% YoY dibandingkan total aset perusahaan pada akhir Juni 2022 sebanyak Rp 1,28 triliun.

Jumlah aset ini adalah sumbangan dari total liabilitas senilai Rp 745,29 miliar dan total ekuitas yang tercatat sebesar Rp 732,9 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×