kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.880.000   90.000   3,23%
  • USD/IDR 16.855   -54,00   -0,32%
  • IDX 8.863   -129,55   -1,44%
  • KOMPAS100 1.227   -12,31   -0,99%
  • LQ45 869   -6,58   -0,75%
  • ISSI 325   -4,35   -1,32%
  • IDX30 445   -3,63   -0,81%
  • IDXHIDIV20 526   -2,36   -0,45%
  • IDX80 136   -1,36   -0,98%
  • IDXV30 146   -0,88   -0,60%
  • IDXQ30 143   -0,54   -0,37%

Semester I, Harum Energy (HRUM) mencatatkan pendapatan US$ 153,13 juta


Selasa, 11 September 2018 / 14:18 WIB
Semester I, Harum Energy (HRUM) mencatatkan pendapatan US$ 153,13 juta
ILUSTRASI. Paparan publik Harum Energy


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Harum Energy Tbk mencatatkan penurunan pendapatan 7,42% sepanjang semester I-2018.

Emiten berkode saham HRUM ini memperoleh pendapatan sebesar US$ 153,13 juta pada paruh pertama 2018. Di periode yang sama tahun sebelumnya HRUM mencatatkan pendapatan sebesar US$ 165,42 juta.

Beban pokok pendapatan juga turun 8,38% menjadi US$ 102,66 juta dari beban pokok di semester I-2017 sebesar US$ 112,06 juta. Sehingga laba kotor perusahaan juga turun 5,41% menjadi US$ 50,47 juta.

Selain itu, beban umum dan administrasi juga meningkat menjadi US$ 10,96 juta pada semester I-2018 dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$ 9,76 juta. Beban keuangan meningkat jadi US$ 1,06 juta dari US$ 798.892.

Alhasil HRUM menorehkan laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan pada entitas induk sebesar US$ 17,16 juta atau turun 23,18% dari laba bersih semester I-2017 sebesar US$ 22,34 juta.

Direktur Utama HRUM, Ray Antonio Gunara mengatakan kondisi cuaca menjadi salah satu pengaruh dari menurunnya pendapatan dan laba bersih sepanjang semester I-2018.

“Beberapa tantangan seperti kondisi cuaca yang tidak kondusif, keterbatasan dalam ketersediaan alat berat dari pihak kontraktor dan akses lahan yang menyebabkan penurunan volume produksi di semester I-2018,” ujarnya pada Kontan.co.id, Senin (10/9).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×