kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Setelah turun, harga karet kembali melar


Rabu, 16 Mei 2012 / 09:18 WIB
Setelah turun, harga karet kembali melar
ILUSTRASI. Cara baru deteksi Covid-19, lihat garis di kuku


Reporter: Asnil Bambani Amri, Bloomberg | Editor: Asnil Amri

TOKYO. Harga karet naik untuk pertama kalinya naik dalam empat hari terakhir. Untuk harga karet untuk pengiriman Oktober sudah naik 1,8% menjadi 275 yen per kilogram (KG) sekitar US$ 3.423 per metrik ton.

Sebelumnya, harga karet diperdagangkan diperdagangkan di 272,4 Yen per kg di Tokyo Commodity Exchange. Harga karet terendah terjadi kemarin diharga 265 yen per kg, terendah sejak Januari.

Agar harga karet naik, Thailand berencana meningkatkan harga karet di dalam negerinya dengan membuat patokan harga sebesar 120 baht (US$ 3,82) per kg. Untuk itu, pemerintah membeli stok karet yang ada pada petani.

Thailand berencana untuk menaikkan harga pembelian karet dari petani ini atau naik dari 120 bath per kg menjadi 180 bath pada tahun depan. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Pertanian Thailand, Nattawut Saikuar.

"Karet dibeli kembali karena mereka melihat oversold dibandingkan dengan pasar fisik," kata Kazuhiko Saito, analis dari broker Fujitomi Co di Tokyo hari ini (16/5).

Harga karet berjangka di Jepang akan terasa lebih mahal karena mata uang negara Matahari terbit itu melemah ketimbang dolar Amerika Serikat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×