kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Setelah turun, harga karet kembali melar


Rabu, 16 Mei 2012 / 09:18 WIB
ILUSTRASI. Cara baru deteksi Covid-19, lihat garis di kuku


Reporter: Asnil Bambani Amri, Bloomberg | Editor: Asnil Amri

TOKYO. Harga karet naik untuk pertama kalinya naik dalam empat hari terakhir. Untuk harga karet untuk pengiriman Oktober sudah naik 1,8% menjadi 275 yen per kilogram (KG) sekitar US$ 3.423 per metrik ton.

Sebelumnya, harga karet diperdagangkan diperdagangkan di 272,4 Yen per kg di Tokyo Commodity Exchange. Harga karet terendah terjadi kemarin diharga 265 yen per kg, terendah sejak Januari.

Agar harga karet naik, Thailand berencana meningkatkan harga karet di dalam negerinya dengan membuat patokan harga sebesar 120 baht (US$ 3,82) per kg. Untuk itu, pemerintah membeli stok karet yang ada pada petani.

Thailand berencana untuk menaikkan harga pembelian karet dari petani ini atau naik dari 120 bath per kg menjadi 180 bath pada tahun depan. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Pertanian Thailand, Nattawut Saikuar.

"Karet dibeli kembali karena mereka melihat oversold dibandingkan dengan pasar fisik," kata Kazuhiko Saito, analis dari broker Fujitomi Co di Tokyo hari ini (16/5).

Harga karet berjangka di Jepang akan terasa lebih mahal karena mata uang negara Matahari terbit itu melemah ketimbang dolar Amerika Serikat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×