kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.681   54,00   0,31%
  • IDX 6.535   -6,68   -0,10%
  • KOMPAS100 866   8,07   0,94%
  • LQ45 659   9,32   1,43%
  • ISSI 225   -2,18   -0,96%
  • IDX30 366   5,04   1,40%
  • IDXHIDIV20 458   8,21   1,83%
  • IDX80 99   1,17   1,20%
  • IDXV30 126   0,85   0,68%
  • IDXQ30 118   2,25   1,94%

Siap-siap, harga produk plastik terancam naik gara-gara pelemahan rupiah


Rabu, 25 Maret 2020 / 20:39 WIB
ILUSTRASI. Pedagang produk plastik menata barang dagangannya di pasar Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (11/7). Siap-siap, harga produk plastik terancam naik gara-gara pelemahan rupiah. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/11/08/2019


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Tendi Mahadi

Meski begitu, Fajar memperkirakan kenaikan permintaan barang jadi plastik akan terjadi dalam satu atau dua minggu mendatang seiring dengan diberlakukannya kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH). 

Menurut Fajar, hal ini akan berdampak pada meningkatnya permintaan plastik untuk keperluan pengemasan barang seiring kenaikan transaksi belanja online di tengah-tengah WFH. 

Baca Juga: Rupiah anjlok, begini harapan pelaku industri manufaktur

Oleh karenanya, Fajar berharap distribusi barang jadi plastik ke pasaran tidak terhambat ketika lonjakan permintaan terjadi.

“Kita lihat minggu depan itu lalu lintas atau distribusi barang itu terhambat atau enggak, kalau terhambat kita perlu atur strategi,” kata Fajar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×