CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.962   17,00   0,09%
  • IDX 6.232   56,24   0,91%
  • KOMPAS100 823   8,72   1,07%
  • LQ45 628   5,84   0,94%
  • ISSI 214   2,70   1,27%
  • IDX30 354   2,95   0,84%
  • IDXHIDIV20 440   1,97   0,45%
  • IDX80 94   1,10   1,18%
  • IDXV30 118   0,63   0,54%
  • IDXQ30 114   0,48   0,43%

Sido Muncul siapkan produk baru


Rabu, 09 Agustus 2017 / 20:37 WIB


Reporter: Siti Maghfirah | Editor: Johana K.

JAKARTA. Turunnya bisnis minuman hingga 27% yang berdampak pada kinerja PT Sido Muncul Tbk, membuat perseroan akan meningkatkan produksi di sektor lain. Produk baru di segmen obat-obat herbal juga tengah disiapkan.

Direktur Pemasaran PT Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat mengatakan, akan ada beberapa produk baru yang akan dibuat. Seperti, obat untuk kolesterol, diabetes, dan penyakit-penyakit gegeneratif.

Sementara itu menurut Direktur Keuangan perusahaan dengan kode saham SIDO Venencia Sri Indrijati, pihaknya juga akan mem-format ulang jamu-jamu tradisional lainnya. Menurutnya, saat masih memproduksi jamu tradisional saja, ada lima jenis jamu yang menjadi best seller. Dua di antaranya, Tolak Angin dan Tolak Linu telah di-reformat.

"Nah produk lainnya yang sejenis ini, akan kami mulai secara bertahap untuk menjadi bentuk yang lebih modern. Begitu pula dengan kapsul-kapsul herbal," ungkapnya di Jakarta, Rabu (9/8)

Dalam laporan keuangan yang disampaikan di Public Expose Marathon, Rabu (9/8), sektor minuman energi SIDO seperti Kuku Bima Ener-G memang mengalami penurunan yang cukup tajam yaitu 27%. Hal ini berkontribusi besar dalam penurunan kinerja perseroan secara keseluruhan.

Penjualan perseroan selama semester I turun 6,8% menjadi Rp 1,2 triliun dari Rp 1,29 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Begitu pula dengan laba bersih perseroan yang mengalami penurunan 7,6% menjadi Rp 245 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 265 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×