kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Sido Muncul siapkan produk baru


Rabu, 09 Agustus 2017 / 20:37 WIB


Reporter: Siti Maghfirah | Editor: Johana K.

JAKARTA. Turunnya bisnis minuman hingga 27% yang berdampak pada kinerja PT Sido Muncul Tbk, membuat perseroan akan meningkatkan produksi di sektor lain. Produk baru di segmen obat-obat herbal juga tengah disiapkan.

Direktur Pemasaran PT Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat mengatakan, akan ada beberapa produk baru yang akan dibuat. Seperti, obat untuk kolesterol, diabetes, dan penyakit-penyakit gegeneratif.

Sementara itu menurut Direktur Keuangan perusahaan dengan kode saham SIDO Venencia Sri Indrijati, pihaknya juga akan mem-format ulang jamu-jamu tradisional lainnya. Menurutnya, saat masih memproduksi jamu tradisional saja, ada lima jenis jamu yang menjadi best seller. Dua di antaranya, Tolak Angin dan Tolak Linu telah di-reformat.

"Nah produk lainnya yang sejenis ini, akan kami mulai secara bertahap untuk menjadi bentuk yang lebih modern. Begitu pula dengan kapsul-kapsul herbal," ungkapnya di Jakarta, Rabu (9/8)

Dalam laporan keuangan yang disampaikan di Public Expose Marathon, Rabu (9/8), sektor minuman energi SIDO seperti Kuku Bima Ener-G memang mengalami penurunan yang cukup tajam yaitu 27%. Hal ini berkontribusi besar dalam penurunan kinerja perseroan secara keseluruhan.

Penjualan perseroan selama semester I turun 6,8% menjadi Rp 1,2 triliun dari Rp 1,29 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Begitu pula dengan laba bersih perseroan yang mengalami penurunan 7,6% menjadi Rp 245 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 265 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×