kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45931,36   3,72   0.40%
  • EMAS1.320.000 -0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Simak Perkembangan Proses Integrasi IndiHome dengan Telkomsel


Jumat, 17 Maret 2023 / 19:55 WIB
Simak Perkembangan Proses Integrasi IndiHome dengan Telkomsel
ILUSTRASI. TelkomGroup sedang dalam proses mengintegrasikan layanan fixed dan mobile broadband untuk konsumen ritel ke Telkomsel.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menjelaskan perkembangan terkini mengenai rencana integrasi layanan IndiHome dengan Telkomsel.

VP Investor Relation Telkom Indonesia Edwin Julianus Sebayang mengatakan, TelkomGroup sedang dalam proses mengintegrasikan layanan fixed dan mobile broadband untuk konsumen ritel ke Telkomsel. 

"Saat ini layanan fixed dan mobile broadband masih dilayani oleh dua entitas dalam TelkomGroup, yakni Telkom dan Telkomsel," ungkap dia dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (16/3).

Baca Juga: Penggabungan Indihome dan Telkomsel Rampung Pertengahan Tahun Ini

Upaya integrasi layanan broadband ritel dalam satu entitas dilakukan sebagai bagian dari strategi TelkomGroup untuk menghadirkan layanan broadband yang optimal melalui konektivitas tanpa batas, jangkauan yang lebih menyeluruh, serta mendukung percepatan inklusi digital di Indonesia melalui insiatif Fixed Mobile Convergence (FMC).

Pengintegrasian layanan broadband untuk konsumen ritel merupakan salah satu strategi TLKM dalam menghadapi tantangan dalam industri telekomunikasi, antara lain pertumbuhan bisnis yang cenderung melambat dalam beberapa tahun terakhir serta biaya operasional yang terus meningkat. 
"Sementara pada saat yang bersamaan persaingan harga antar operator juga semakin ketat," imbuh Edwin.

Integrasi layanan fixed dan mobile broadband adalah praktik yang banyak diterapkan di perusahaan telekomunikasi dunia. Studi menunjukkan langkah tersebut berdampak pada peningkatan performa perusahaan. Di antaranya adalah peluang sinergi melalui cross-selling, meningkatkan customer base, menghadirkan customer experience yang lebih unggul, dan peluang value creation lainnya.

Edwin menegaskan, apa yang dilakukan TelkomGroup adalah pemisahan usaha IndiHome ke Telkomsel, dan bukan merger. Sampai saat ini proses pemisahan tersebut masih berjalan. 

Selain berbagai persiapan terkait kesiapan organisasi bisnis, TelkomGroup masih membutuhkan persetujuan maupun lisensi yang menunjang untuk pengintegrasian layanan broadband untuk segmen ritel tersebut. 

"Alhasil target waktu pelaksanaan belum dapat kami sampaikan," tutur dia.

Baca Juga: Telkomsel Rilis Ragam Produk dan Layanan Digital Terkini, NyalakanKebersamaan

Edwin menambahkan, dengan struktur bisnis yang lebih fokus, TelkomGroup dapat bergerak lebih efektif dan efisien, termasuk dalam mengalokasikan belanja modal dan operasional sehingga dapat mendukung peningkatan pertumbuhan perusahaan.

Dalam menjalankan bisnisnya, Telkom memiliki tiga pilar bisnis yaitu infrastruktur digital, platform digital, dan layanan digital. 

Dengan fokus bisnis yang lebih jelas antara Telkom sebagai induk usaha dan anak-anak usahanya, serta sinergi yang semakin ditingkatkan, maka akan memberikan value yang optimal bagi TelkomGroup.

Selain itu, integrasi IndiHome dengan Telkomsel diharapkan dapat menghadirkan layanan broadband terbaik bagi pelanggan, mendukung inklusi digital di Indonesia, serta memperluas inovasi yang akan dinikmati oleh pelanggan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×