kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

SKK Migas diminta buka enam anjungan baru


Jumat, 27 September 2013 / 17:30 WIB
ILUSTRASI. Satgas Penanganan COVID-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 19 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri pada Masa Pandemi. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal


Reporter: Hendra Gunawan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) meminta SKK Migas memberikan persetujuan Studi perencanaan pengembangan lapangan (Plan of Development/POD) pada 6 anjungan baru.

Bambang Kardono, General Manager PHE WMO, menjelaskan jika 6 lapangan tersebut sudah disetujui maka diharapkan pada 2015 nanti sudah bisa didapatkan eksplorasi baru.

"Kami akan membuka potensi blok WMO dengan melaksanakan 2 kegiatan survei seismik 3D di bagian utara blok WMO dan dibagian selatan blok WMO yang berbatasan dengan pesisir kabupaten Pasuruan dan Sidoardjo," ujar Bambang, Jumat (27/9).

Bambang mengatakan, enam anjungan baru ini diharapkan pada akhir 2014 bisa selesai dikerjakan dan langsung dioperasikan sehingga hasil produksi 2015 bisa lebih meningkat lagi.

"Diera Pertamina offshore membangun 6 platform dalam satu periode adalah yang pertama kalinya, dan PHE WMO menjadi yang pertama," imbuh Bambang. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×