kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

SKK Migas diminta buka enam anjungan baru


Jumat, 27 September 2013 / 17:30 WIB
SKK Migas diminta buka enam anjungan baru
ILUSTRASI. Satgas Penanganan COVID-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 19 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri pada Masa Pandemi. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal


Reporter: Hendra Gunawan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) meminta SKK Migas memberikan persetujuan Studi perencanaan pengembangan lapangan (Plan of Development/POD) pada 6 anjungan baru.

Bambang Kardono, General Manager PHE WMO, menjelaskan jika 6 lapangan tersebut sudah disetujui maka diharapkan pada 2015 nanti sudah bisa didapatkan eksplorasi baru.

"Kami akan membuka potensi blok WMO dengan melaksanakan 2 kegiatan survei seismik 3D di bagian utara blok WMO dan dibagian selatan blok WMO yang berbatasan dengan pesisir kabupaten Pasuruan dan Sidoardjo," ujar Bambang, Jumat (27/9).

Bambang mengatakan, enam anjungan baru ini diharapkan pada akhir 2014 bisa selesai dikerjakan dan langsung dioperasikan sehingga hasil produksi 2015 bisa lebih meningkat lagi.

"Diera Pertamina offshore membangun 6 platform dalam satu periode adalah yang pertama kalinya, dan PHE WMO menjadi yang pertama," imbuh Bambang. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×