kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

SKK Migas diminta buka enam anjungan baru


Jumat, 27 September 2013 / 17:30 WIB
ILUSTRASI. Satgas Penanganan COVID-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 19 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri pada Masa Pandemi. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal


Reporter: Hendra Gunawan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) meminta SKK Migas memberikan persetujuan Studi perencanaan pengembangan lapangan (Plan of Development/POD) pada 6 anjungan baru.

Bambang Kardono, General Manager PHE WMO, menjelaskan jika 6 lapangan tersebut sudah disetujui maka diharapkan pada 2015 nanti sudah bisa didapatkan eksplorasi baru.

"Kami akan membuka potensi blok WMO dengan melaksanakan 2 kegiatan survei seismik 3D di bagian utara blok WMO dan dibagian selatan blok WMO yang berbatasan dengan pesisir kabupaten Pasuruan dan Sidoardjo," ujar Bambang, Jumat (27/9).

Bambang mengatakan, enam anjungan baru ini diharapkan pada akhir 2014 bisa selesai dikerjakan dan langsung dioperasikan sehingga hasil produksi 2015 bisa lebih meningkat lagi.

"Diera Pertamina offshore membangun 6 platform dalam satu periode adalah yang pertama kalinya, dan PHE WMO menjadi yang pertama," imbuh Bambang. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×