kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

SKK Migas diminta buka enam anjungan baru


Jumat, 27 September 2013 / 17:30 WIB
SKK Migas diminta buka enam anjungan baru
ILUSTRASI. Satgas Penanganan COVID-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 19 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri pada Masa Pandemi. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal


Reporter: Hendra Gunawan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) meminta SKK Migas memberikan persetujuan Studi perencanaan pengembangan lapangan (Plan of Development/POD) pada 6 anjungan baru.

Bambang Kardono, General Manager PHE WMO, menjelaskan jika 6 lapangan tersebut sudah disetujui maka diharapkan pada 2015 nanti sudah bisa didapatkan eksplorasi baru.

"Kami akan membuka potensi blok WMO dengan melaksanakan 2 kegiatan survei seismik 3D di bagian utara blok WMO dan dibagian selatan blok WMO yang berbatasan dengan pesisir kabupaten Pasuruan dan Sidoardjo," ujar Bambang, Jumat (27/9).

Bambang mengatakan, enam anjungan baru ini diharapkan pada akhir 2014 bisa selesai dikerjakan dan langsung dioperasikan sehingga hasil produksi 2015 bisa lebih meningkat lagi.

"Diera Pertamina offshore membangun 6 platform dalam satu periode adalah yang pertama kalinya, dan PHE WMO menjadi yang pertama," imbuh Bambang. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×