kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Smartphone belum bisa geser penjualan ponsel fitur


Senin, 24 Maret 2014 / 12:42 WIB
ILUSTRASI. Kasus Bertambah, Cek Daftar Obat Sirup Dilarang BPOM & Aman Untuk Anak November 2022


Reporter: Merlinda Riska | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Meski saat ini adalah zamannya ponsel cerdas alias smartphone, namun berdasarkan riset International Data Corporation (IDC),  ponsel pintar belum bisa menggeser dominasi penjualan ponsel fitur.

Menurut IDC, dari 63,4 juta unit ponsel yang akan masuk ke Indonesia di tahun ini, sebanyak 46,9 juta unit atau 74% adalah ponsel fitur. Sementara, ponsel cerdas hanya 26% atau 16,5 juta unit.

Tak hanya di Indonesia, Hal itu juga berlaku dibelahan negara lain, dimana pengguna ponsel fitur masih terbilang tinggi, yakni rata-rata di atas 40%.

Marketing Director Advan, Tjandra Lianto mengatakan masih mendominasinya penjualan ponsel fitur dikarenakan masyarakat mempertimbangkan dari sisi fungsi. Dimana fungsi smartphone dinilai masih belum banyak yang dibutuhkan oleh masyarakat. Buktinya, dari 100% keunggulan fungsi yang dimiliki oleh smartphone, hanya sekitar 20-30% fitur yang sering digunakan.

"Berbeda dengan ponsel fitur, dimana dari 100% fungsi yang ada, sebanyak 99% fiturnya pasti digunakan oleh masyarakat," katanya, Senin (24/3).Itu sebabnya penjualan ponsel fitur saat ini masih lebih besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×