kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

SMDR sebut kenaikan tarif pelayanan pelabuhan Pelindo II tidak memiliki urgensi


Rabu, 14 April 2021 / 19:26 WIB
ILUSTRASI. Foto areal suasana aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) mengatakan kebijakan kenaikan tarif pelayanan pelabuhan yang dikenakan oleh PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC tidak memiliki urgensi di masa pandemi seperti saat ini.

Direktur Utama Samudera Indonesia Bani M. Mulia menuturkan, kenaikan tarif pelayanan terminal internasional bergantung dari situasi, sehingga bisa baik atau tidak. Ia berpendapat, kenaikan tarif tersebut bisa mendatangkan kebaikan apabila ada perbaikan layanan terminal internasional, dimana hal tersebut akan membawa dampak positif kepada para pelanggannya.

Baca Juga: Sejumlah pengusaha minta penundaan kenaikan tarif layanan pelabuhan Tanjung Priok

Pertimbangan seperti itu, menurut Bani, akan menjadikan kinerja pengguna terminal lebih efisien.

"Namun ketika tidak dibarengi dengan faktor tersebut, maka kenaikan tarif terminal perlu dilihat efeknya. Terutama terhadap daya saing pelabuhan Tanjung Priok dibandingkan dengan pelabuhan-pelabuhan lain. Hal ini secara otomatis juga akan berdampak kepada barang-barang ekspor asal Tanjung Priok maupun juga impor melalui Tanjung Priok yang ikut naik," jelasnya kepada Kontan, Rabu (14/4).

Bani  melanjutkan, kenaikan tarif yang dikenakan oleh Pelindo II juga akan meningkatkan biaya logistik bagi para eksportir atau importir yang melalui Tanjung Priok. Saat ini, biaya ekspor impor global sedang berada di level yang tinggi, sehingga menurut Bani, kenaikan tarif terminal internasional tersebut menurutnya berada pada timing yang tidak tepat.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×