kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.154   1,00   0,01%
  • IDX 5.061   -35,62   -0,70%
  • KOMPAS100 653   -4,54   -0,69%
  • LQ45 515   -2,76   -0,53%
  • ISSI 169   -1,67   -0,98%
  • IDX30 290   -1,64   -0,56%
  • IDXHIDIV20 389   -2,12   -0,54%
  • IDX80 75   -0,49   -0,65%
  • IDXV30 108   -0,73   -0,67%
  • IDXQ30 97   -0,58   -0,60%

Soal smelter, AP3I: Kami kadang bingung dengan program Kementerian ESDM


Kamis, 23 Januari 2020 / 21:35 WIB
ILUSTRASI. Nikel ore di smelter Antam. Rencana Kementerian ESDM memfasilitasi pengusaha smelter menuai tanggapan dari pelaku industri. REUTERS/Yusuf Ahmad/File Photo


Reporter: Filemon Agung | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memfasilitasi pengusaha smelter menuai tanggapan dari Asosiasi Perusahaan Industri Pengolahan dan Pemurnian (AP3I).

Pendiri AP3I Jonatan Handoyo mengungkapkan, selama ini pihaknya kerap bingung dengan upaya Kementerian ESDM terlebih melihat regulasi yang kerap berubah-ubah.

Baca Juga: Djoko Siswanto dicopot dari posisi Plt Dirjen Migas Kementerian ESDM

"Ini bicara smelter ya, selama ini pembangunan diupayakan 100% dari investornya," terang Jonatan kepada Kontan.co.id, Kamis (23/1).

Jonatan melanjutkan, pihaknya mengusulkan, persoalan smelter sebaiknya menjadi ranah dari Kementerian Perindustrian dan Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Menurutnya, peran Kemenperin dan BKPM dinilai cukup memuaskan bagi pengusaha smelter.

Baca Juga: Kementerian ESDM siap jemput bola kebut proyek smelter

"Pelayanan BKPM dan Perindustrian itu sekali lagi saya sebut profesional. Baik dari perizinan , perpajakan dan dokumentasi ekspor yang juga didukung oleh Perdagangan," terang Jonatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×