kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Spekulasi permintaan karet naik dari China, harga karet menguat 2,1%


Selasa, 08 Februari 2011 / 13:06 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia


Sumber: Bloomberg | Editor: Rizki Caturini

TOKYO. Harga karet kembali meningkat setelah turun, kemarin (7/2) akibat spekulasi akan kembali naiknya permintaan karet dari China setelah libur tahun baru China yang baru kembali akan melakukan perdagangan pada Rabu (9/2) besok.

Harga karet untuk kontrak pengiriman Juli 2011 naik 2,1% menjadi 501,3 yen per kilogram (kg) atau US$ 6.090 per metrik ton sebelum diperdagangkan di angka 499,3 yen di Tokyo Commodity Exchange pada pukul 11:57 waktu setempat. Kemarin, kontrak teraktif telah turun paling dalam sejak 26 Januari 2011, turun dari rekornya sebesar 504 yen per kg pada 4 Februari 2011.

"Kenaikan harga karet didukung oleh ekspektasi kenaikan permintaan karet dari China," kata Kazunori Kokubo General Manager Yutaka Shoji Co.

Sekadar catatan, harga karet di pasar komoditi telah naik 20% tahun ini, dan melanjutkan reli hingga 50% sejak tahun lalu. Pasokan dari Thailand, Indonesia dan Malaysia memberi kontribusi 70% dari permintaan karet global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×