kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.808   -20,00   -0,12%
  • IDX 8.111   78,76   0,98%
  • KOMPAS100 1.144   12,52   1,11%
  • LQ45 828   7,21   0,88%
  • ISSI 287   3,69   1,30%
  • IDX30 431   4,56   1,07%
  • IDXHIDIV20 516   3,58   0,70%
  • IDX80 128   1,36   1,07%
  • IDXV30 140   1,02   0,73%
  • IDXQ30 140   0,94   0,67%

Stok Gula Nasional Terancam El Nino, Begini Saran Pengamat


Selasa, 25 Juli 2023 / 16:33 WIB
Stok Gula Nasional Terancam El Nino, Begini Saran Pengamat
ILUSTRASI. Pedagang menyusun bungkusan gula di Pasar Senen, Jakarta, Selasa (21/4/2020). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc.


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

Sebelumnya pengamat ekonomi LPEM FEB UI Teuku Riefky mengungkapkan idealnya, HAP gula berada di level Rp 15-16 ribu per kg. 

“Apabila dinaikkan ke level level 15-16 ribu/kg relatif bisa mengimbangi kenaikan harga gula di level global, sehingga berpotensi menjaga keseimbangan pasokan akibat mekanisme pasar dengan adanya penyesuaian harga di pasaran,” ungkap Riefky. 

Pemerintah juga harus serius dalam menyikapi penetapan HAP gula ini mengingat gula merupakan salah satu komoditas penting yang berpotensi memicu inflasi yang tidak terkendali maupun kekisruhan seperti kasus kelangkaan minyak goreng yang terjadi pada tahun 2022 yang lalu. 

“Berkaca dari pengalaman kelangkaan minyak goreng tahun lalu, diperlukan adanya usaha pemerintah untuk menjaga kecukupan stok gula domestik. Potensi kelangkaan gula di dalam negeri memiliki risiko yang relatif tinggi menimbang sudah masuknya tahun politik," pungkas Riefky.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×