Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) atau SIG memperkuat bisnis solusi bahan bangunan melalui pasokan material konstruksi ramah lingkungan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di empat provinsi, yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Maluku Utara.
Melalui anak usahanya, PT Varia Usaha Beton (VUB), perusahaan telah memasok lebih dari 28.000 meter kubik beton siap pakai serta ribuan unit beton pracetak guna mendukung percepatan proyek prioritas nasional tersebut.
Sejak Desember 2025, VUB telah mengirimkan 28.582 meter kubik beton siap pakai, tiang pancang sepanjang 52.170 meter, paving block seluas 27.195 meter persegi, 1.544 unit u-ditch, 2.502 unit penutup u-ditch, 2.766 unit pagar panel, serta 524 unit kolom beton.
Pasokan material akan terus dilakukan hingga seluruh proyek pembangunan selesai.
Baca Juga: Terbesar di ASEAN, Indonesia Sumbang 28% Penjualan Regional SCG pada Kuartal I-2026
Material yang dipasok digunakan untuk pembangunan struktur utama gedung sekolah dan asrama, sekaligus mendukung pembangunan berbagai infrastruktur penunjang seperti sistem drainase, jalan lingkungan, dan pagar kawasan sekolah.
Produk yang digunakan meliputi beton siap pakai, tiang pancang, box culvert, paving block, kanstin, hingga berbagai jenis beton pracetak lainnya.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, mengatakan keterlibatan perusahaan dalam proyek Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen SIG mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui penyediaan material konstruksi yang berkualitas dan berkelanjutan.
"SIG bangga dapat berkontribusi dalam pembangunan Sekolah Rakyat melalui pasokan bahan bangunan berkualitas yang juga diproduksi dengan prinsip ramah lingkungan," ujar Vita dalam siaran pers, Jumat (3/7/2026).
Bagi SIG, proyek ini sekaligus mempertegas kapasitas bisnis VUB sebagai penyedia solusi konstruksi terintegrasi. Selain memproduksi beton siap pakai dan beton pracetak, VUB juga menyediakan beton masonry, crushed stone, jasa konstruksi, hingga layanan penyewaan peralatan pendukung proyek.
Kemampuan memasok proyek berskala besar ditopang oleh jaringan operasional yang luas, yakni 35 batching plant yang tersebar di 26 kota pada 11 provinsi di Indonesia.
Baca Juga: Bidik Pasar AS, Semen Indonesia (SMGR) Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban
Jaringan tersebut memungkinkan distribusi material dilakukan secara tepat waktu dan sesuai kebutuhan proyek. Untuk proyek tertentu, VUB juga mampu membangun batching plant di lokasi pembangunan agar pasokan material dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.
Dengan dukungan kapasitas produksi, jaringan distribusi, serta portofolio produk konstruksi yang lengkap, SIG membidik peluang dari proyek-proyek infrastruktur pemerintah sekaligus memperkuat posisi bisnisnya di segmen solusi bahan bangunan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














