Reporter: Agung Hidayat | Editor: Anna Suci Perwitasari
Selain mendorong substitusi bahan baku impor dan perlindungan industri dalam negeri, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi fokus Kemenperin dalam pengembangan industri TPT. Yang tidak kalah penting adalah peningkatan kompetensi SDM.
"Sekarang kami turut melatih generasi muda dan dengan sertifikasi melalui berbagai macam pelatihan dan capacity building untuk membangun soft skill dan hard skill," imbuhnya.
Selanjutnya, Kemenperin memfasilitasi kolaborasi antara industri skala besar dengan pelaku IKM untuk kemudahan memperoleh bahan baku melalui Indonesia Textile Industry Smart Hub & Material Center.
"Kami terus berupaya meningkatkan kemampuan ekspor melalui berbagai program, antara lain mendorong eksportir langsung, edukasi prosedur ekspor, jaminan ketersediaan bahan baku, fasilitasi pembiayaan kepada IKM, optimalisasi kemudahan KITE, pembuatan market brief, akses industri ke e-commerce global serta memfasilitasi pameran di dalam dan luar negeri," sebutnya.
Baca Juga: Kemenperin pacu aktivitas industri tanpa abaikan protokol kesehatan Covid-19
Mengenai potret kinerjanya, Kemenperin mencatat laju pertumbuhan industri TPT di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Pada 2019, industri TPT mampu tumbuh sebesar 15,35% atau naik signifikan dibanding dengan 2018 yang mencapai 8,73%.
Sementara itu pada 2017, industri ini tercatat tetap mengalami pertumbuhan di angka 3,83%. Pertumbuhan ini didukung tingginya produksi pakaian jadi di sentra industri TPT.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada kuartal II tahun 2020, industri TPT memberikan kontribusi terhadap PDB sektor industri pengolahan nonmigas sebesar 6,93%. Sementara untuk kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional, industri TPT menempati urutan keempat menjadi kontributor terbesar yang mencapai 1,24%.
Dalam peta jalan Making Indonesia 4.0, industri TPT nasional ditargetkan masuk ke dalam jajaran lima besar pemain dunia pada tahun 2030. Daya saing sektor ini tercermin dari kinerja ekspornya sepanjang tahun 2019 yang mencapai US$ 12,89 miliar, dan pada periode Januari-Juli 2020 telah menembus hingga US$ 6,15 miliar.
Selain itu, sebagai sektor padat karya, industri TPT di Indonesia telah menyerap tenaga kerja lebih dari 3,6 juta orang.
Selanjutnya: Kemenperin berupaya turunkan harga mobil baru, ini caranya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News