kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.625   72,00   0,41%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sudah ada 400 karyawan Garuda Indonesia yang memilih pensiun dini


Rabu, 15 Juli 2020 / 09:09 WIB
ILUSTRASI. Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Sebelumnya, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mengungkapkan ancaman kebangkrutan sudah menghantui industri penerbangan nasional. Ia menyatakan, di tengah memburuknya industri penerbangan akibat Covid-19, opsi menurunkan tarif tiket pesawat berpotensi semakin menekan kinerja maskapai. Bahkan, tidak menutup kemungkinan maskapai bangkrut apabila kembali menurunkan harga tiket pesawat. 

Baca Juga: Jurus Garuda Indonesia Menekan Kerugian

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyadari perlunya promosi, seperti harga tiket pesawat murah untuk mempercepat perbaikan sektor pariwisata. Namun, hal tersebut dinilai sulit dilakukan saat ini. Pasalnya, imbas dari pandemi Covid-19, bos maskapai pelat merah tersebut menyebutkan, tingkat okupansi pesawat hanya menyisakan 10%.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "400 Karyawan Garuda Indonesia Pilih Pensiun Dini"
Penulis : Akhdi Martin Pratama
Editor : Yoga Sukmana

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×