kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Sumber Energi Sukses Makmur (SESM) bangun PLTS 10,5 MW di Kebun Sawit Sumsel


Sabtu, 29 Februari 2020 / 19:21 WIB
Sumber Energi Sukses Makmur (SESM) bangun PLTS 10,5 MW di Kebun Sawit Sumsel
ILUSTRASI. Sumber Energi Sukses Makmur (SESM) bangun PLTS 10,5 MW di Kebun Sawit Sumsel. FOTO/Kornelis Kaha/hp.


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sumber Energi Sukses Makmur (SESM) bersiap membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Musi Green Hybrid berkapasitas 10,5 Megawatt (MW).

Pembangunan PLTS ini merupakan kerja sama dengan PT Golden Blossom Sumatra, perusahaan perkebunan sawit di Sumatera Selatan (Sumsel).

SESM dan Golden Blossom Sumatra telah menandatangani kontrak pada Kamis (27/2). Berdasarkan kontrak tersebut, Sumber Energi akan membangun PLTS Musi Green Hybrid 10,5 MW dan mengoperasikannya selama 20 tahun.

Baca Juga: Kemenperin beri penghargaan industri hijau kepada Bogasari

Direktur Utama SESM Zulfian Mirza mengatakan, proses instalasi PLTS ini akan dimulai pada bulan Juli dan membutuhkan waktu delapan bulan hingga bisa beroperasi. "Kami akan mulai proses instalasi yang membutuhkan waktu sekitar delapan bulan sebelum commissioning," ungkapnya.

Dalam kerja sama ini, Golden Blossom hanya akan membayar biaya produksi listrik yang digunakan. Sementara biaya investasi pembangunan PLTS ditanggung sepenuhnya oleh SESM.

Adapun, untuk biaya investasi PLTS ini SESM menganggarkan dana sekitar US$ 18 juta - US$ 20 juta. "Untuk sumber dananya, 30% ekuiti dan 70% dari pinjaman," sebut Zulfian.

Zulfian mengklaim, ada sejumlah keuntungan yang diperoleh pelaku industri yang mengaplikasikan PLTS. Pertama, katanya, model ini menawarkan biaya yang lebih efisien dibanding menggunakan bahan bakar diesel, PLTS ini juga disebut turut mengurangi emisi karbon dioksida.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×