kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,96   1,15   0.15%
  • EMAS930.000 0,22%
  • RD.SAHAM -0.09%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Sunindo Adipersada targetkan penjualan mainan hingga Rp 380 miliar di tahun ini


Minggu, 01 Maret 2020 / 21:55 WIB
Sunindo Adipersada targetkan penjualan mainan hingga Rp 380 miliar di tahun ini
ILUSTRASI. Sunindo Adipersada. Produsen mainan Sunindo Adi Persada menargetkan bisa membukukan penjualan sebesar Rp 360 miliar-Rp 380 miliar di 2020.

Reporter: Muhammad Julian | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sunindo Adipersada ingin bisnisnya melaju kencang. Produsen mainan lokal tersebut menargetkan bisa membukukan penjualan sebesar Rp 360 miliar-Rp 380 miliar hingga tutup tahun nanti.

Bila dibandingkan dengan realisasi penjualan, angka ini melebihi dua kali lipat dari realisasi penjualan perusahaan pada tahun lalu. Sebelumnya, Sunindo Adipersada mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp 171 miliar di sepanjang tahun 2019 lalu. 

Baca Juga: Dampak corona merembet kemana-mana, pengusaha minta insentif tak hanya ke pariwisata

Optimisme ini bukannya tanpa alasan. CEO PT Sunindo Adipersada, Iwan Tjen berujar bahwa secara umum pasar mainan anak-anak di tingkat global memiliki potensi untuk terus mengalami peningkatan. Hal ini didasarkan pada tren perkembangan pasar global mainan anak-anak di tingkat global yang cenderung mengalami kenaikan setiap tahunnya.

Menilik data perusahaan riset NPD, pasar mainan global memang tercatat konsisten mengalami peningkatan setiap tahunnya dari yang semula sebesar US$ 77 miliar di tahun 2012 menjadi US$ 89 miliar di tahun 2017. Angka ini diperkirakan akan kembali mengalami peningkatan menjadi sebesar US$ 99 miliar pada tahun 2022 mendatang.

Di sisi lain, peluang pasar yang terbuka bagi produsen mainan dalam negeri juga melebar seiring adanya ketidakpastian pasokan mainan dari China ke negara-negara Eropa dan Amerika Serikat di tengah virus corona yang sedang mewabah. 

Berdasarkan catatan Iwan, hingga saat ini tercatat ada banyak  perusahaan-perusahaan baik di Eropa, Amerika Serikat dan Kanada yang berencana mengalihkan sumber pasokannya ke negara pemasok di luar China.

Baca Juga: Laju penyaluran kredit masih loyo di awal 2020, begini kata bankir

Sementara, potensi ceruk pasar yang bisa direbut dari produsen mainan asal China tidaklah sedikit. Untuk pasar mainan di Amerika Serikat saja misalnya. Mengutip data yang diperoleh dari Atase Perdagangan Amerika Serikat, Iwan berujar ekspor mainan China ke Amerika Serikat pada tahun 2018 tercatat sebesar US$ 26 miliar.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×