Reporter: Leni Wandira | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) membidik perolehan 2.200 surat pemesanan kendaraan (SPK) selama ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Target tersebut diharapkan menjadi salah satu pendorong kinerja penjualan Suzuki pada semester II-2026, seiring peluncuran penyegaran (facelift) Suzuki XL7 yang kini telah dipasarkan secara nasional.
Meski tidak menetapkan target penjualan khusus untuk Suzuki XL7 terbaru, perusahaan optimistis model low sport utility vehicle (LSUV) tersebut mampu memperkuat daya saing Suzuki di tengah semakin ketatnya persaingan pasar kendaraan hybrid di Indonesia.
4W Sales Assistant to Department Head PT Suzuki Indomobil Sales Randy Murdoko mengatakan, Suzuki lebih memilih menetapkan sasaran pangsa pasar dibandingkan target volume penjualan untuk XL7.
Baca Juga: Strategi Prime Agri Resources (SGRO) Optimalkan Produktivitas CPO hingga Akhir 2026
"Kalau secara target penjualan sebenarnya kita tidak punya angka spesifik berapa target penjualan dari XL7 ini. Tapi kita melihat bagaimana kondisi market di semester kedua, bagaimana respons konsumen terhadap launching ini," ujar Randy, Rabu (29/7/2027).
Menurut Randy, Suzuki menargetkan XL7 mampu menguasai 20% pangsa pasar di segmen LSUV tiga baris.
"Kami mencanangkan target market share XL7 berada di angka 20% dari segmen LSUV tiga baris. Kami yakin angka ini adalah target yang sangat realistis untuk dicapai oleh XL7," tambahnya.
Sementara itu, 4W Marketing Head PT Suzuki Indomobil Sales Harold Donnel mengungkapkan bahwa selama penyelenggaraan GIIAS 2026, Suzuki menargetkan total penjualan sebanyak 2.200 SPK untuk seluruh lini produk.
"Target penjualan di GIIAS sendiri adalah 2.200 SPK secara total," katanya.
Harold menjelaskan, produksi Suzuki XL7 terbaru telah dimulai sejak Juli 2026. Seluruh unit juga telah didistribusikan ke jaringan dealer sehingga konsumen tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan kendaraan.
"Saat ini unit display dan test drive sudah tersedia di seluruh dealer. Per 29 Juli, XL7 sudah siap dibeli di seluruh wilayah Indonesia," ujarnya.
Suzuki Perluas Peluncuran XL7 ke 12 Kota
Optimisme Suzuki terhadap prospek pasar otomotif pada semester II-2026 juga didukung strategi pemasaran yang lebih luas. Selain memanfaatkan momentum GIIAS 2026, perusahaan menggelar peluncuran serentak Suzuki XL7 di 12 kota besar di Indonesia untuk menjangkau lebih banyak calon konsumen.
Baca Juga: OMODA & JAECOO Bidik 4.000 SPK di GIIAS, Optimistis Penjualan Semester II Meningkat
Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales Donny Saputra mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap tingginya antusiasme masyarakat terhadap penyegaran XL7.
"Bersamaan dengan peluncuran XL7 di GIIAS 2026, kami bersama mitra main dealer Suzuki mengadakan peluncuran serupa di 12 kota. Inisiatif tersebut menjadi apresiasi yang kami berikan atas rasa penasaran dan reaksi positif publik setelah mendapatkan informasi terkait sejumlah pembaruan pada model favorit ini," ujarnya.
Peluncuran regional berlangsung di Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Bali, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, Pekanbaru, Batam, Palembang, Medan, dan Bandung hingga awal Agustus 2026.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat melihat langsung pembaruan Suzuki XL7, berkonsultasi dengan tenaga penjual, hingga memanfaatkan berbagai program penjualan serta hadiah langsung yang disiapkan perusahaan.
Strategi Pemasaran dan Layanan Purnajual Jadi Andalan
Untuk menjaga momentum penjualan pada semester II-2026, Suzuki menyiapkan strategi pemasaran terintegrasi melalui kanal above the line (ATL), below the line (BTL), digital, hingga berbagai pameran otomotif di berbagai daerah.
Harold mengatakan, strategi tersebut difokuskan untuk meningkatkan kembali tingkat pengenalan (recall) konsumen terhadap XL7 yang telah memiliki basis pengguna cukup besar di Indonesia.
"Setelah GIIAS kami juga akan melakukan banyak kegiatan exhibition untuk semakin mengenalkan XL7 kepada konsumen.
Harapannya pengguna XL7 sebelumnya bisa beralih ke XL7 yang baru," katanya.
Baca Juga: Wuling Pasarkan Aira EV Mulai Rp 155 Juta, Sasar Segmen City Car Listrik
Di sisi lain, Donny menjelaskan bahwa penyegaran XL7 merupakan bagian dari siklus hidup produk. Setelah pertama kali diperkenalkan pada 2020 dan menghadirkan varian hybrid pada 2023, Suzuki kini meluncurkan versi facelift pada 2026.
Penyegaran tersebut dilakukan berdasarkan hasil riset dan masukan konsumen. Perubahan meliputi desain eksterior dan interior yang lebih segar, serta penambahan fitur seperti 360 View Camera, Digital Video Recorder (DVR), dan Tire Pressure Monitoring System (TPMS) agar tetap sesuai dengan kebutuhan pasar.
Suzuki juga mempertahankan posisi XL7 sebagai SUV keluarga yang menawarkan efisiensi bahan bakar, ketangguhan, serta value for money.
Selain menghadirkan produk terbaru, Suzuki menawarkan berbagai program penjualan selama GIIAS 2026. Konsumen berkesempatan memperoleh voucher hingga Rp 2 juta untuk pembelian kendaraan, potongan harga aksesori hingga 25%, serta program test drive berhadiah logam mulia dan sepeda motor.
Tak hanya berfokus pada penjualan, Suzuki juga memastikan kesiapan layanan purnajual sebagai salah satu keunggulan kompetitif, khususnya di segmen kendaraan hybrid. Perusahaan telah menyiapkan ketersediaan suku cadang dan kesiapan operasional seluruh jaringan dealer sebelum peluncuran produk.
"Kami tidak hanya menjual unit, tetapi juga memastikan bisnis aftersales berjalan baik. Sebelum peluncuran kami pastikan seluruh dealer siap dari sisi operasional maupun ketersediaan suku cadang sehingga konsumen mendapatkan pengalaman kepemilikan yang maksimal," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














