kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Tahun 2009, konsumsi kopi Indonesia stagnan


Senin, 16 Agustus 2010 / 17:18 WIB
Tahun 2009, konsumsi kopi Indonesia stagnan


Reporter: Femi Adi Soempeno |

JAKARTA. Konsumsi kopi Indonesia pada tahun 2009 tidak berubah dari konsumsi kopi pada tahun 2008; yaitu sebanyak 3.333.000 karung (di karung = 60 kg). Hal tersebut tercuat dari data yang dirilis oleh International Coffee Organization yang dirilis hari Senin (16/8) ini.

Diantara negara-negara penghasil kopi, Indonesia tidak sendirian. Meksiko dan Ethiopia juga menjadi negara yang tidak membukukan pertumbuhan konsumsi pada tahun 2009 dari tahun sebelumnya. Dibandingkan dengan Vietnam, Indonesia masih kalah jauh. Pasalnya, konsumsi kopi di negara penghasil kopi terbesar di Asia Pasifik itu tumbuh 18,3%, paling fantastis diantara semua negara pengekspor maupun pengimpor.

Sejak tahun 2006, pertumbuhan konsumsi kopi Indonesia hanya mandek hingga tahun 2008. Pada tahun 2006, konsumsi kopi di Indonesia sebesar 2.750.000 karung, lantas meningkat pada tahun 2007 sebesar 3.208.000 karung. Di tahun 2008 dan 2009, konsumsi ini tidak berubah, yaitu sebesar 3.333.000 karung.

"Konsumsi kopi dari negara-negara penghasil kopi pada tahun 2009 dibandingkan tahun 2008 tumbuh sebesar 2,7%, yaitu 36.703.000 karung pada tahun 2008 dan naik menjadi 37.705.000 karung pada tahun 2009," kata ICO Executive Director Nestor Osorio.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×