kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45921,46   1,15   0.12%
  • EMAS1.343.000 -0,30%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Tak Bagi Dividen, Jaya Trishindo (HELI) Tambah Lini Bisnis Kargo Logistik Drone


Rabu, 07 Juni 2023 / 17:42 WIB
Tak Bagi Dividen, Jaya Trishindo (HELI) Tambah Lini Bisnis Kargo Logistik Drone
ILUSTRASI. PT Jaya Trishindo Tbk, perusahaaan penyewaan helikopter Jati Group. Tak Bagi Dividen, Jaya Trishindo (HELI) Tambah Lini Bisnis Kargo Logistik Drone.


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) absen membagikan deviden tahun ini sebab masih mendulang rugi bersih di tahun buku 2022.

Direktur Jaya Trishindo, Andre Franklin Sahaelangi menjelaskan agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) membahas hal mendasar seperti menentukan kantor akuntan. 

"Kami masih menderita rugi tahun lalu, jadi tidak membagikan dividen. Tidak ada perubahan di manajemen juga," ujarnya kepada Kontan di Jakarta, Rabu (7/6).

Baca Juga: Jaya Trishindo (HELI) Optimistis Catat Peningkatan Pendapatan 15% Tahun Ini

Lebih jauh, Andre menjelaskan tahun ini siap mengoperasikan cargo drone dengan menjalin kerjasama strategis bersama PT Iter Aero Industri, melalui anak usahanya PT Komala Indonesia. Langkah ini dilakukan sebagai upaya perseroan menambah lini bisnis di bidang logistik.

Andre memaparkan, bisnis ini telah digodok konsep dan riset pasarnya sejak dua tahun lalu, dan akan mulai berjalan pada September 2023 mendatang. Pihaknya tertarik memasuki lini bisnis kargo logistik, karena melihat pertumbuhan bisnis e-comerce yang pesat dan naiknya peminat pembeli online.

Sebagai langkah awal, HELI melalui anak usahanya, mengoperasikan sekitar lima hingga 10 drone dengan investasi di kisaran Rp5 miliar lebih. Ke depannya, jumlah drone akan bertambah seiring dengan investasi yang dikeluarkan.

 

"Kami kerjasama dengan PT Iter Aero sebagai pihak manufakturer, kami siapkan pendanaan secara internal untuk lima hingga 10 drone untuk awal operasional. Tahun ini, kami coba lima drone dulu dan akan meningkat lagi nanti," paparnya.

Ia melanjutkan, tahun ini membidik pertumbuhan pendapatan 15% dan membalikan kerugian bersih menjadi profit. Jelang akhir kuartal II 2023, Andre menggambarkan bahwa kinerja sudah mulai meningkat karena pihaknya menerima dua kontrak baru. Andre optimistis, peningkatan kinerja Perseroan akan terlihat pada semester berikutnya.

Baca Juga: Telat Setor Laporan Keuangan, 61 Emiten Kena Sanksi dan Denda Rp 50 Juta

Pada kuartal I 2023, HELI masih memanen rugi Rp13,81 miliar. Longsor 7.005% dari episode sama tahun sebelumnya dengan tabulasi laba Rp207,64 juta. Rugi laba menukik tajam menjadi Rp17 dari periode sama tahun lalu surplus Rp 0,25 per eksemplar.

Lini pendapatan tercatat di angka Rp3,67 miliar, susut 64% dari periode yang sama tahun lalu Rp10,27 miliar. Rugi tahun berjalan Rp 13,91 miliar, ambles dari surplus Rp209,02 miliar. Total ekuitas Rp40,98 miliar, turun dari akhir 2022 sejumlah Rp 54,90 miliar. 

Total liabilitas Rp156,02 miliar, susut dari akhir 2022 sejumlah Rp171,96 miliar. Jumlah aset Rp197,01 miliar, turun dari posisi akhir 2022 senilai Rp226,86 miliar. 

Baca Juga: Jaya Trishindo (HELI) Optimistis Kinerja 2022 Lebih Baik, Ini Alasannya

"Di kuartal I 2023, masih belum banyak perubahan, namun memasuki kuartal II 2023, mulai ada perubahan karena masuknya kontrak baru. Kontrak-kontrak ini masuk di kuartal II, jadi kita lihat perkembangannya lebih banyak lagi di semester berikutnya," kata dia tanpa menyebutkan nilai kontrak baru yang diperoleh.

Mengenai capex, HELI menyebutkan tahun ini masih menggunakan alokasi tahun sebelumnya. Capex ini pula yang digunakan untuk merealisasikan pembelian lima hingga 10 drone untuk bisnis kargi logistiknya yang diproyeksi bernilai lebih dari Rp 5 miliar.

"Kami akan menambahkan nilai capex lagi saat bisnis kargo logistik drone ini berjalan dan beroperasi" ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×