kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.011,48   2,44   0.24%
  • EMAS945.000 0,32%
  • RD.SAHAM -1.07%
  • RD.CAMPURAN -0.35%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

Tambah fasilitas pelayanan, Hutama Karya antisipasi lonjakan trafik saat Nataru


Selasa, 14 Desember 2021 / 14:26 WIB
Tambah fasilitas pelayanan, Hutama Karya antisipasi lonjakan trafik saat Nataru
ILUSTRASI. Ruas jalan tol Trans Sumatra yang dioperasikan Hutama Karya.


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasca dikeluarkannya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), PT Hutama Karya (Persero) sebagai salah satu Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) tetap melakukan persiapan pelayanan tambahan untuk mengantisipasi lonjakan trafik pada jalan tol yang dikelola khususnya di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Direktur Operasi III Hutama Karya, Koentjoro mengatakan, persiapan tersebut mencakup peningkatan pelayanan, pemeliharaan, serta pengetatan protokol kesehatan di jalan tol yang dikelola.

Hutama Karya menambah kapastitas gardu di Gerbang Tol (GT) Bakauheni Selatan, Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar yang menjadi pintu awal masuk JTTS menjadi 3 entrance dan 4 exit serta penambahan gardu di GT Itera, Ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung menjadi 3 entrance dan 3 exit.

Sementara itu, untuk mengantisipasi kemacetan di penyebrangan Bakauheni, Hutama Karya juga bekerjasama dengan ASDP untuk menyediakan kantong-kantong parkir agar tidak terjadi antrean mengingat saat ini tiket kapal sudah melalui online.

"Kami juga lengkapi setiap gardu dengan bantuan Mobile Reader untuk mengantisipasi terjadinya antrian di gerbang tol. Demi kenyamanan pengguna jalan tol, kami tetap mengoperasikan seluruh rest area yang dikelola," ujar Koentjoro dalam keterangan resmi yang disiarkan, Selasa (14/12).

Baca Juga: Cucu usaha Hutama Karya, Petronesia Benimel bidik pertumbuhan pendapatan 30%

Diantaranya 9 rest area yang dioperasikan adalah di Ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung tepatnya di KM 163 A, KM 172 B, KM 208 A, KM 215 B, KM 234 A, KM 269 B, KM 277 A, KM 306 B, KM 311 A. Selanjutnya 8 Rest Area di Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar yang terletak di KM 20 A, KM 20 B, KM 49 A, KM 87 B, 116 A dan KM 116 B, serta 4 Rest Area Temprorary di Ruas Pekanbaru - Dumai yang kualitasnya sudah cukup lengkap seperti SPBU, tenan UMKM, Minimarket, Musholla, dan lainnya.

Koentjoro menambahkan, kelengkapan lain yang disiapkan di setiap ruas JTTS yakni tambahan toilet cabin, mobil tangki air, hidran, layanan derek gratis di jalan tol maupun rest area, memastikan suplai bahan bakar minyak (BBM) yang ada di setiap SPBU selalu tersedia, menyiapkan layanan bengkel dan meningkatkan pelayanan dalam memperketat Protokol Kesehatan. 

“Kami pun menyiapkan pos kesehatan gratis dimana pengguna jalan dapat mengecek kondisi fisiknya secara gratis dan memastikan bahwa petugas tol kami telah divaksin dan terkonfirmasi negatif Covid-19 sebelum diperbolehkan untuk bekerja serta terus menerapkan prokes yang ada di lingkungan jalan tol yang dikelola,” imbuh Koentjoro.

Dari sisi pemeliharaan, Hutama Karya terus melakukan perawatan dan perbaikan di jalan tol yang dikelola. Termasuk dengan menambahkan penunjang operasional tol seperti Rumble Strip dan Rumble dot, Warning lamp, serta CCTV yang berada setiap satu kilometer dengan kamera dua arah sehingga dapat memantau seluruh aktivitas yang berada di jalan tol.

"Dilakukan pula pemeliharaan secara berkala sesuai SPM demi kenyamanan dan keamanan pengguna jalan tol, sehingga apabila terjadi kondisi fisik jalan tol yang kurang baik seperti jalan yang berlubang atau bahkan longsor, akan segera kami tangani secepatnya menggunakan berbagai jenis perbaikan diantaranya dengan Patching Hotmix, Scrapping, Filling & Overlay (SFO) hingga Rekonstruksi Beton Rigid tergantung kebutuhan perbaikannya,” ujar Koentjoro.

Hutama Karya menghimbau kepada seluruh pengguna jalan agar dapat mematuhi ketentuan dan tata tertib yang berlaku di jalan tol diantaranya yakni dengan menggunakan satu kartu Uang Elektronik (UE) hanya untuk satu kendaraan, serta memastikan kecukupan saldo UE sebelum memasuki gerbang tol.

Apabila pengguna jalan lupa untuk mengisi saldo UE, dapat menggunakan aplikasi HK Toll Apps yang dimiliki oleh Hutama Karya dimana terdapat fitur Cek Saldo UE dan juga dapat melakukan Top up saldo UE. Selain itu, Hutama Karya terus menghimbau kepada pengguna jalan tol untuk berkendara dengan kecepatan minimum dan maksimum sesuai yang dipersyaratkan, dan tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam keadaan darurat.

Adapun sampai saat ini, Hutama Karya belum menerima arahan pemerintah untuk menerapkan penyekatan maupun kebijakan ganjil genap di ruas tol yang dikelola.

“Pada prinsipnya, kami mengikuti arahan dari pemerintah selaku regulator terkait dengan penanganan pencegahan Covid-19 serta selalu memberikan pelayanan yang optimal di jalan tol yang dikelola, termasuk jika nanti ada kebijakan tambahan terkait dengan mobilitas masyarakat di masa PPKM Nataru,” imbub Koentjoro.

Baca Juga: Bank Mandiri kucurkan kredit senilai Rp 2,45 triliun untuk ekspansi Hutama Karya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Digital Marketing in New Normal Era The Science of Sales Management

[X]
×