kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Target jangka panjang, JCO ingin punya 4.000 gerai


Selasa, 17 Oktober 2017 / 17:54 WIB


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT JCO Donuts & Coffee memiliki target jangka panjang yang ambisius untuk bisa mengembangkan gerainya. Tahun ini, perusahaan ini sudah memiliki 232 gerai. Jumlah tersebut belum termasuk dengan rencana penambahan gerai pada tahun ini sebanyak 50 gerai. 

Selly Sumardi, Marketing Communications Supervisor PT JCO Donuts & Coffee mengatakan, pihaknya memang memiliki pipeline ekspansi penambahan gerai jangka panjang. Namun dana ekspansi yang akan digelontorkan belum bisa dirinci pasalnya saat ini gerai JCO tidak hanya di dalam negeri melainkan juga terletak di berbagai negara.

“Target gerai JCO itu 4.000 gerai, tetapi kalau untuk (penambahan) per tahun saya cek dulu,” ujarnya kepada KONTAN, Selasa (17/10).

Saat ini JCO sudah hadir di 53 kota di Indonesia dan beberapa negara di antaranya Malaysia, Singapura, Filipina, dan Hongkong. Pengembangan gerai tidak hanya dilakukan untuk gerai di dalam negeri tetapi juga gerai di luar negeri. Ekspansif terbarunya di Hongkong dengan membangun tiga gerai yang terletak Hennessy Road, Mong Kok dan Tseung Kwan O.

Berdasarkan situs resmi JCO, Filipina menjadi negara di luar Indonesia yang memiliki gerai terbanyak. Saat ini JCO sudah hadir di 10 kota di Filipina dengan 39 gerai. Bahkan Ibukota Filipina, Manila menjadi kota dengan gerai J.co terbanyak kedua setelah Jakarta dengan 26 gerai. Perusahaan juga tengah berpikir mengenai ekspansi di Timur Tengah, UEA dan Arab Saudi menjadi negara baru yang dibidik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×