kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.009   46,00   0,26%
  • IDX 5.791   96,16   1,69%
  • KOMPAS100 753   17,63   2,40%
  • LQ45 571   13,90   2,50%
  • ISSI 200   1,84   0,93%
  • IDX30 323   7,83   2,48%
  • IDXHIDIV20 397   8,72   2,24%
  • IDX80 85   1,97   2,37%
  • IDXV30 108   1,58   1,48%
  • IDXQ30 104   2,07   2,03%

Punya Landbank 900 Hektare, Metland (MTLA) Fokus Optimalkan Proyek Eksisting


Kamis, 02 Juli 2026 / 10:24 WIB
Punya Landbank 900 Hektare, Metland (MTLA) Fokus Optimalkan Proyek Eksisting
ILUSTRASI. Metropolitan Land (MTLA) memiliki cadangan lahan 200 Ha, cukup untuk pengembangan 20 tahun.


Reporter: Vina Elvira | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten properti, PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) masih mengandalkan cadangan lahan yang dimiliki saat ini sebagai basis pengembangan jangka panjang perusahaan. 

Direktur Metropolitan Land Olivia Surodjo menyatakan, saat ini landbank gross yang dimiliki MTLA mencapai lebih dari 200 Ha dengan masa pengembangan lebih dari 20 tahun untuk menjaga keberlangsungan perusahaan.

“Prioritas utama saat ini masih pada pengembangan proyek eksisting dan optimalisasi aset yang telah dimiliki,” ungkap Olivia, kepada Kontan.co.id, beberapa waktu lalu. 

Meski memiliki cadangan lahan yang masih memadai, MTLA tetap membuka peluang untuk melakukan penambahan landbank baru. Namun demikian, langkah tersebut akan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan kebutuhan pengembangan perusahaan ke depan.

Baca Juga: Strategi Metropolitan Land (MTLA) Dorong Marketing Sales di Sisa 2026

Dalam mencari peluang akuisisi baru, perusahaan akan mempertimbangkan lokasi yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi, aksesibilitas yang baik, dukungan infrastruktur serta sesuai dengan kebutuhan pasar. 

“Kawasan penyangga Jakarta dan wilayah yang didukung pengembangan infrastruktur nasional tetap menjadi area yang menarik untuk dikaji," sebutnya. 

Di tengah kondisi pasar properti yang masih menghadapi tantangan dari sisi suku bunga dan daya beli, MTLA menilai keberadaan landbank tetap penting bagi keberlangsungan bisnis perusahaan. 

Meski demikian, strategi pengembangannya dilakukan secara hati-hati agar tetap sejalan dengan kondisi keuangan perusahaan.

Fokus utama perusahaan  saat ini adalah mengoptimalkan lahan yang sudah dimiliki agar memberikan hasil maksimal, sambil tetap membuka peluang untuk akuisisi lahan baru yang strategis dan sesuai dengan kebutuhan jangka panjang perusahaan. 

Adapun dari sisi pengembangan produk, MTLA masih menjadikan segmen residensial sebagai fokus utama pemanfaatan landbank yang dimiliki. 

 

Di sisi lain, MTLA  juga terus mengembangkan produk-produk komersial seperti mal, hotel, termasuk ruko dan area pendukung lainnya, untuk memperkuat recurring income serta menjaga keseimbangan portofolio bisnis perusahaan. 

Adapun, hingga Mei 2026, marketing sales MTLA yang berasal dari pre sales dan recurring revenue telah mencapai Rp 823 miliar atau sekitar 41% dari target tahunan sebesar sekitar Rp 2 triliun. 

“Kami melihat pencapaian tersebut masih berada pada jalur yang sesuai dengan perencanaan," tutup Olivia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×