kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45889,80   -6,05   -0.68%
  • EMAS1.327.000 0,15%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Target transaksi Smesco Festival mencapai Rp 21 M


Sabtu, 19 September 2015 / 15:35 WIB
Target transaksi Smesco Festival mencapai Rp 21 M


Reporter: Havid Vebri | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Pameran produk unggulan usaha kecil menengah (UKM) bertajuk The 13th Smesco Festival 2015 ditargetkan mampu membukukan transaksi mencapai Rp 21 miliar. Pameran akan berlangsung selama 1-4 Oktober 2015 di Jakarta Convention Center (JCC).

Deputi Bidang Pemasaran dan Jaringan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM (KUKM) Emilia Suhaimi  mengatakan, pameran produk UKM yang ketiga belas kalinya itu sekaligus diharapkan mampu menarik kehadiran 26.250 pengunjung.

"Tahun lalu pengunjung mencapai 25.000 orang dan transaksi Rp 20 miliar, tahun ini kita targetkan naik 5 persen baik pengunjung maupun transaksinya," katanya di Jakarta, Sabtu (19/9).

Menurut dia, hal itu dimungkinkan karena tahun ini jumlah peserta dan keragaman produk maupun kegiatan seperti klinik dan bursa jauh lebih banyak. Smesco Festival merupakan ajang promosi produk-produk unggulan KUKM.

Event ini merupakan ekspose puncak prestasi pemberdayaan Koperasi dan UKM yang dilakukan oleh pemerintah Pusat dan Daerah lintas Kementerian dan Lembaga yang diselenggarakan secara rutin setiap tahun sejak 2003, sebagai rangkaian kegiatan Peringatan Hari Ulang Tahun Koperasi.

Smesco Festival ke-13 Tahun 2015, kata Emilia, telah diperbaharui dan ditingkatkan kualitas penyelenggaraannya sehingga berbeda dengan pameran Inacraft, Dekranas, dan pameran-pameran sejenisnya.

"Smesco Festival kali ini akan memamerkan produk-produk unggulan (best of the best) KUKM Indonesia pilihan kurator professional di bidangnya, sehingga Smesco Festival diharapkan menjadi icon dan identitas pameran koperasi dan UKM Indonesia yang selalu ditunggu-tunggu," katanya.

Secara khusus pada event kali ini akan disediakan paviliun lintas Kementerian dan Lembaga berupa klinik-klinik konsultasi dan pendampingan.

Beberapa di antaranya yakni klinik Penumbuhan Kewirausahaan (Kempora, Kemnaker, Kementerian KKP), Akses Pembiayaan (BRI,BNI, Bank Mandiri, Bukopin, PNM, Jamkrindo, Askrindo), Sertifikasi HKI (Kemenkum dan HAM), Branding dan Packaging (Kemperin, Kemdag), Standarisasi dan Sertifikasi Halal, SNI dan ISO (LPPOM-MUI, BSN), Keamanan Pangan (BPOM), Antisipasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan Kiat-Kiat Ekspor (Kemdag, LPEI).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×